Refleksi Satu Tahun Karya dan Kerja Nyata Andi Ady Aksar di DPD Gerindra Sultra

Pena Politik568 views

PENASULTRA.COM, KENDARI – Tak terasa, Andi Ady Aksar sudah satu tahun menjadi ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerakan Indonesia Raya (DPD Gerindra) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Andi Ady Aksar terpilih pada 3 Agustus 2020 lalu, menggantikan almarhum Imran menjadi nahkoda partai besutan Prabowo Subianto.

Partai yang dianggap seksi tersebut diraih Andi Ady Aksar dengan perjuangan yang tak mudah. Pasalnya meyakinkan Prabowo Subianto bukanlah perkara mudah.

Namun, kata Ady panggilan akrabnya, prinsipnya dalah menjawab keraguan dengan karya dan kerja nyata.

“Saya tentu menjawab semua tantangan dengan karya dan kerja keras,” kata Ady, saat syukuran satu tahun masa kepemimpinannya, di Kantor DPD gerindra Sultra, Selasa, 3 Agustus 2021.

Karena itu, lanjut dia, kedepan yang diharapkan oleh masyarakat adalah terobosan-terobosan dari kader Gerindra di 17 kabupaten/kota. Dengan demikian, kehadiran Gerindra akan terus dinantikan oleh seluruh lapisan masyarakat yang ada di Sultra.

Perjalanan satu tahun kepemimpinannya juga, setidaknya mampu mengantarkan kader terbaiknya menjadi Bupati Kolaka Timur (Koltim). Sebelumnya, Gerindra belum pernah menempatkan kadernya untuk jadi bupati di 17 kabupaten/kota se Sultra.

“Alhamdulillah, ini bagian dari prestasi. Kader Gerindra jadi pimpinan daerah disalah satu daerah di Sultra. Selain itu juga ada kader kita yang sudah jadi Wakil Bupati dan juga Ketua DPRD Kolaka,” ungkapnya.

Kedepan, harap Ady, Gerindra bertekad melahirkan wajah-wajah baru pemimpin daerah. Dan itu ucapnya, kader Gerindra di 17 kabupaten/kota harus bersiap untuk menjadi pemimpin daerah.

Di legislatif lanjut Ady, saat ini kursi gerindra baru empat di DPRD Sultra. Tahun 2024 mendatang, ia menargetkan 9 kursi DPRD Sultra dan itu artinya Gerindra harus jadi partai pemenang di bumi anoa.

Ketua Asosiasi Pengusahasa Tambang Sulawesi Tenggara (APT Sultra) ini juga menegaskan, pihaknya berharap kader Gerindra Sultra tumbuh bersama.

Lalu bagaimana dengan sumbangsihnya di tengah masyarakat? Kalau itu jangan ditanya lagi. Selama setahun menjabat, sedikitnya sudah ada enam ambulance yang disediakan untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

“Dua diantaranya sudah kami serahkan ke DPC Bau-bau dan Konawe. DPD Gerindra menargetkan 17 kabupaten/kota harus punya mobil ambulance tersendiri,”paparnya.

Terkhusus untuk Wakatobi, ujarnya, DPD Gerindra Sultra sedang menyiapkan ambulance laut. Pasalnya Wakatobi, antara satu kecamatan dan kecamatan lainnya semua terpisah, dan itu antar pulau.

Penulis: Andri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *