oleh

1 Agustus, CJH Asal Sultra akan Diberangkatkan Menuju Embarkasi Makassar

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, KENDARI – Awal Agustus, sebanyak 2.045 calon jamaah haji (CJH) asal Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) akan diberangkatkan menuju embarkasi Makassar.

Kepala Bagian (Kabag) Informasi dan Humas Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sultra, Rahmad mengatakan, pemberangkatan CJH asal Sultra itu terbagi dalam lima kelompok terbang (Kloter) masing-masing kloter 20, 21, 22, 23 dan kloter 24.

“Pemberangkatan CJH Sultra dari daerah melalui lima bandar udara yaitu bandara Halu Oleo Kendari, Sangia Ni Bandera Kolaka, bandara Sugi Manuru Muna Barat, bandara Matahora Wakatobi serta bandara Betoambari Baubau,” ungkapnya, Selasa 24 Juli 2018.

Dikatakannya, kloter 20 akan berangkat dari Kendari menuju Makassar pada 1 sampai 5 Agustus 2018. Dan akan menginap sehari di Asrama Haji Sudiang Makassar. Setelah itu, CJH diberangkatkan dari Embarkasi Sudiang Makassar pada 2 sampai 6 Agustus 2018 menuju Jeddah Arab Saudi.

Baca Juga:  Usul 250 CPNS, Kanwil Kemenag Sultra akan Perioritaskan K2

“Nanti disana (Embarkasi Sudiang Makassar) para CJH akan diperiksa mental kesehatannya, termasuk juga nanti akan diperiksa barang bawaannya. Karena disana itu pemeriksaan terakhir,” ujarnya.

Selama berada di baitullah, sambung Rahmad, para jamaah wajib didampingi petugas haji yang diutus dari daerah yakni 1 orang dari Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), 1 orang Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), 3 orang Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dan 2 Paramedis.

“Pengawasan di kloter ini juga dibantu oleh dua Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) di kloter-kloter lain seperti kloter 20,21,22 dan 23 itu masing-masing di back up oleh tiga TPHD yang berasal dari tim yang ditugaskan oleh pemerintah daerah,” tambah Rahmad.

Baca Juga:  Usul 250 CPNS, Kanwil Kemenag Sultra akan Perioritaskan K2

Pihaknya, mengingatkan seluruh CJH Sultra selama menunaikan rukun islam ke lima agar tetap ikhlas serta disiplin dengan mematuhi segala petunjuk yang sudah disepakati bersama. Sehingga didapatkan ibadah haji yang mabrur dan kembali dengan kondisi sehat dan selamat sampai ke tanah air.

“Karena kita kesana untuk beribadah, harapan kita ada dua hal. Pertama itu adalah ikhlas dan kedua disiplin. Kalau kedua ini dipegang, insyaallah proses penyelenggaraan ibadah haji nanti akan meraih haji mabrur,” terangnya.(b)

Penulis: La Ode Muh Faisal
Editor: La Basisa

Komentar

NEWS FEED