PT GKP Bantu Warga Perbaiki Jalan Poros Bobolio – Lawey

PENASULTRA.COM, KONKEP – PT Gema Kreasi Perdana (GKP) sebagai perusahaan tambang yang beroperasi di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) terus membantu warga sekitar. Kini, PT GKP membantu perbaikan jalan poros akses Bobolio-Lawey, Kecamatan Wawonii Selatan dan Kecamatan Wawonii Tengah.

Bantuan perbaikan jalan tersebut dilakukan karena  curah hujan yang sangat tinggi, menyebabkan jalan akses Bobolio-Lawey, tepatnya di kawasan Gunung Jati, sangat susah untuk dilewati kendaraan.

“Curah hujan sangat tinggi, kondisi kontur tanah yang lembek dengan jenis tanah liat, menyebabkan  kendaraan sangat kesulitan untuk melintasi jalur tersebut, ” kata Aldo Sastra, salah satu tim CSR PT GKP.

Kondisi dengan curah hujan yang sangat tinggi tersebut menyebabkan banyak kendaraan dan warga yang menuju ke arah Tenggara Rokoroko Raya atau Mosolo Raya atau arah sebaliknya menuju Langara, Ibu Kota Kabupaten Konawe Kepulauan, menjadi terhambat.

Karenanya, perushaan melalui divisi CSR tergerak untuk membantu perbaikan jalan, sehingga aktivitas transportasi darat, bisa kembali lancar.

Kegiatan perbaikan jalan dilakukan selama tiga hari yakni sejak tanggal 18 sampai tanggal 20 Juni 2022. Kegiatan ini. E libatkan kontraktor Tunas Muda Pertiwi (TMP/Parama Group), dengan menurunkan alat berat eksavakator dan grader. Kegiatan ini juga dibantu oleh masyarakat sekitar, baik dari Lawey maupun Bobolio.

“Ini adalah bentuk kontribusi nyata PT GKP, sigap membantu sehingga akses masyarakat bisa kembali normal, ” Demikian disampaikan Midar, tokoh masyarakat Lawey.

Sekedar informasi, wilayah Konawe Kepulauan, selama bulan Mei sampai Agustus, atau masyarakat setempat menyebut sebagai musim timur, curah hujan cukup tinggi dan seringkali akses jalan juga terganggu, banyak sungai meluap bahkan sampai melewati jembatan, sehingga akses jalan terputus.

PT GKP, melalui divisi CSR, selalu sigap membantu masyarakat, baik melalui program-program yang sudah direncanakan atau pada kejadian-kejadian insidental seperti hujan dan banjir.

Editor: Husain