oleh

AMPG Kendari Kutuk Pemukulan Pedagang Pasar Panjang

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, KENDARI – Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kota Kendari mengutuk keras tindakan arogansi Satuan Polisi Pamongpraja (Satpol PP) dalam pengusuran pedagang pasar panjang.

Ketua AMPG Kota Kendari LM. Rajab Jinik mengatakan, tindakan Satpol PP sangat anarkis dalam melaksanakan tugasnya. Pasalnya ada sejumlah pedagang menjadi korban dalam pengusuran itu. Bahkan Ketua Granat Kota Kendari Hendrawan yang berada dilokasi tidak lepas dari tindakan Satpol PP.

“Satpol PP Kendari telah merusak alat kendaraan demonstrasi dan melakukan pemukulan terhadap pedagang. Dan itu perbuatan yang tidak mencermikan sebagai instansi Penegak Perda di daerah,” kata Rajab, Kamis 18 Juli 2018.

Baca Juga:  ORI Sultra akan Panggil Plt Walikota Kendari

“Perlakukan Satpol PP merupakan bentuk tindak pidana penganiayaan yg berujung pada korban pemukulan pedagang,” sambung Ketua Bidang Divisi Penindakan Granat Kota Kendari itu.

Ia menambahkan, AMPG sangat tidak mendukung adanya aparatur daerah melakukan tindakan kekerasan.

“Saya meminta kepada pihak Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk pengusut perlakuan Satpol PP secara cepat dan tuntas,” tekannya.

Baca Juga:  Ungkap Kematian 2 Mahasiswa UHO, AMPG Kendari Bentuk Tim Investigasi

Sementara itu, Ketua Granat Kendari Hendrawan mengaku dirinya dipukul oleh Satpol PP saat ia bersama-sama dengan para pedagang untuk mengawal proses pembongkaran sejumlah kios di Pasar Panjang.

“Saya dipukul dan ditarik turun dari atas mobil,” akunya.

Ia telah melaporkan peristiwa itu di Polda Sultra atas tindakan pemukulan oleh Satpol PP Kendari terhadap dirinya.(b)

Penulis: Suwarno Nobel
Editor: La Basisa

Komentar

NEWS FEED