oleh

Bawaslu Mulai Identifikasi Daerah Rawan Konflik Pilkada

PENASULTRA.COM, KENDARI – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mulai memetakan Indeks kerawanan konflik pada daerah yang akan dilaksanakan Pilkada serentak 2020.

“Saat ini kami sedang menyusun, mengumpulkan data untuk bisa valid mengenai pemetaan daerah mana yang rawan, dengan kategori tinggi, sedang, dan rendah,” ungkap Ketua Bawaslu RI Abhan saat ditemui dikantor Bawaslu Kota Kendari, Minggu 5 Januari 2019.

Abhan menjadwalkan proses pemetaan daerah rawan konflik ini akan dirilis awal Februari 2020.

Baca Juga:  Dalam Waktu Singkat, Yudhianto Mahardika Sudah Kampanye di 500 Titik

“Apakah di Provinsi Sultra ini ada yang termasuk dalam kategori daerah rawan pilkada atau tidak,” ucapnya.

Selain itu terkait persiapan Pilkada serentak, Bawaslu telah merampungkan rekruitmen Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) diseluruh kabupaten kota yang akan menggelar Pilkada serentak 23 September 2020.

“Sudah 99 persen lebih yang sudah pelantikan, hanya ada sekian persen yang belum karena letak geografisnya, tapi bisa dikatakan semuanya sudah selesai,” ungkap Abhan

Baca Juga:  Kurang Sebulan Pemilu, Relawan Demokrasi Butur Gencar Sosialisasi

Selain rekrutmen dan pelantikan Panwascam lanjut Abhan, pihaknya juga telah melakukan bimbingan pembekalan kepada Panwascam agar Panwascam dapat melakukan tugas pengawasan ditiap daerah dengan baik.

“Seperti tahapan pembongkaran data pemilih Pilkada, verifikasi dukungan calon perseorangan, itu juga harus diawasi,” tukasnya.(b)

Penulis: Luthfi Badiul Oktaviya
Editor: Mil

NEWS FEED