oleh

Bawaslu Sultra Diminta Transparan Usut Keterlibatan ASN saat Kunjungan Jokowi

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, BAUBAU – Kedatangan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Sulawesi Tenggara (Sultra) pekan lalu terus menuai pro dan kontra.

Kehadiran mantan Wali Kota Solo itu di Sultra awalnya diketahui dalam rangka kunjungan kerja (Kunker). Namun, belakangan beredar surat Sekretaris Dalam Negeri Nomor B-268 /M.Sesneg/AN.00.03/02/2019 menyebut bahwa lawatan Jokowi tersebut sebagai Calon Presiden (Capres).

“Saya meminta Bawaslu Sultra segera mengambil langkah karena kehadiran Jokowi di Sultra ada indikasi melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Provinsi Sultra,” ujar Direktur Eksekutif Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (LKBHMI) Cabang Baubau Majid Ansar, Selasa 5 Maret 2019.

Baca Juga:  Diduga Kantongi KTA Ganda, Caleg Terpilih Hanura di Bombana Disoal

Atas hal itu, Ansar mengingatkan Bawaslu Sultra transparan dan independen dalam memeriksa oknum-oknum yang dianggap punya peranan penting dalam mobilisasi ASN.

Tidak hanya itu, Ansar juga mendesak Bawaslu Sultra memeriksa gubernur, wali kota dan para bupati yang sempat hadir dalam kunjungan orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Baca Juga:  Bela Jokowi, Hugua: Beliau Bukan Anggota PKI

“Saya menghimbau kepada Bawaslu Sultra untuk memeriksa semua unsur pimpinan daerah baik itu dari gubernur, bupati/wali kota, lurah dan ASN secara transparan agar tidak memunculkan kecurigaan publik terhadap penyelengara Pemilu,” tegas Ansar.(b)

Penulis: Amrin Lamena
Editor: Bas

NEWS FEED