oleh

Bicara Real Count, Asrun-Hugua Juga Klaim Menang di Pilgub Sultra

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, KENDARI – Jika sebelumnya dua pasangan calon gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi-Lukman Abunawas dan Rusda Mahmud-Syafei Kahar telah memproklamirkan kemenangannya berdasarkan hasil quick count dan real count, maka pasangan Cagub Asrun-Hugua pun tak mau kalah.

Menurut Ketua Pemenangan Asrun-Hugua, Abdurrahman Saleh, saat ini pihaknya juga tengah melakukan perhitungan cepat dengan data ril atau real count.

Berdasarkan data yang masuk sementara, pasangan Asrun-Hugua menang di enam daerah masing-masing, Kabupaten Buton Selatan (Busel), Wakatobi, Konawe Selatan (Konsel), Bombana, Konawe dan Kota Kendari.

“Jadi kami real count bukan quick count. Dengan perolehan suara hingga 48,2 persen dari seluruh wilayah di Sultra pada pukul 19.55 Wita,” kata Saleh saat konfrensi pers di posko pemenangan Asrun-Hugua, Rabu 27 Juni 2018 malam.

Baca Juga:  Dua Lembaga Survei Unggulkan AMAN, UB: Kami tidak Percaya

Untuk Kendari, kata dia, pasangan berakronim Berkah tersebut berada diposisi pertama dengan suara sebesar 43,4 persen. Kemudian disusul paslon Ali Mazi-Lukman 42,2 persen dan Rusda-Syafei 38,6 persen.

“Kita sudah menang. Kami masih menunggu data ril dari kabupaten yang lainnya,” tekan ketua DPRD Sultra itu.

Sementara itu, terkait saling klaim kemenangan di antara pasangan Cagub, Hugua menyebutnya hal itu wajar saja. Sebab, setiap lembaga survei memiliki hasil yang berbeda-beda.

Baca Juga:  Kampanye di Wakatobi, Hugua Janjikan 6 Program Kerakyatan

Bagi ketua PDIP Sultra itu, hal tersebut merupakan sebuah propaganda. Intrik politik.

“Kita menunggu proses selanjutnya. Keabsahan lembaga semuanya tidak ada jaminan. Peluang propaganda atau perang urat saraf ini dapat memprovokasi masyarakat,” katanya.

Olehnya itu, Hugua menginstruksikan kepada masyarakat Sultra untuk terus menjaga konduktifitas wilayah.

“Kepada suluruh saksi, relawan serta pengusung untuk mengawal dan menyamankan semua data perolehan suara. Jangan sampai terpancing isu-isu yang ada,” pungkasnya.(a)

Penulis: Yeni Marinda
Editor: Ridho Achmed

Komentar

NEWS FEED