oleh

Hugua: Pemilu 2019 Merupakan Prestasi Terbaik PDIP di Sultra

PENASULTRA.COM, KENDARI – Rekapitulasi hasil pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) telah dilakukan beberapa waktu lalu.

Dari hasil pleno tersebut, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi jawara dengan memperoleh akumulasi kursi parlemen terbanyak di Sultra dengan mengalahkan partai politik (Parpol) yang cukup mendominasi sebelumnya seperti Golkar dan PAN.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sultra, Ir. Hugua mengatakan, Pemilu 2019 adalah prestasi terbaik PDIP di Sultra sepanjang kelahirannya.

“Perolehan kursi PDIP di Sultra sebanyak 69. 63 dari kabupaten kota, lima dari provinsi dan satu pusat. Disusul Golkar 65, PAN 64 dan NasDem 60. Jadi, dari 46 tahun di Pilcaleg 2014 lalu, kini naik cukup signifikan di tahun 2019 ini,” ungkap Hugua, Selasa 14 Mei 2019.

Baca Juga:  Maju di Pilcaleg 2019, Yudhianto Mahardika Dapat Dukungan Full Keluarga

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Sultra ini mengungkapkan, ditengah pertarungan hoaks (berita bohong) dan fitnah terhadap PDIP, masyarakat masih percaya dan mengantarkan PDIP keposisi teratas.

Hal ini membuktikan, partai besutan Megawati Soekarno Putri ini tetap konsisten menjadi partai wong cilik, yang masih memikirkan kesejahteraan masyarakat. Sehingga isu partai penista agama tersebut tak terbukti.

“Masyarakat masih percaya nilai gotong royong dan bhineka tunggal ika itu PDIP banget dan Indonesia banget,” ucapnya.

Di Sultra, kata Ketua Pengurus PHRI Sultra ini, PDIP mampu merebut unsur pimpinan di 11 kabupaten. Dua kursi Ketua DPRD yakni di Kabupaten Buton Selatan (Busel) dan Buton Tengah (Buteng) dan 9 lainnya menduduki kursi wakil ketua yakni di Kabupaten Wakatobi, Baubau, Buton Utara (Butur), Muna, Konawe Utara (Konut), Konawe, Konawe Selatan (Konsel), Kolaka dan Kolaka Utara (Kolut).

Baca Juga:  Jokowi-Ma'ruf Menang Tipis di Mastim

“Target kami sebenarnya empat daerah yang akan menduduki kursi ketua, tapi sayangnya di Butur dan Muna tak terwujud,” tambahnya.

Ia berterimakasih kepada masyarakat yang sudah mempercayakan PDIP untuk memperjuangkan masyatakat di parlemen serta mengapresiasi mengapresiasi kinerja rekan-rekan sepertainya telah berjuang bersama untuk membesarkan partai hingga mengamankan kursi kedua di DPR RI.

“Terimakasih kepada teman-teman saya Ibu Nirna, Fajar Lasse, Erwin Usman, Oheo, Magdalena, mereka adalah pejuang-pejuang demokrasi yang membawa PDIP hingga keposisi ini,” pungkas mantan Bupati Wakatobi dua periode ini.(b)

Penulis: Yeni Marinda
Editor: Bas

NEWS FEED