oleh

Kapolres Muna Tegaskan Pentingnya Menjaga Kedamaian

PENASULTRA.COM, MUNA – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga, mengajak seluruh elemen masyarakat agar senantiasa menciptakan kesejukan dan kedamaian di masyarakat.

Hal ini disampaikan pada acara halal bi halal yang digelar di Kecamatan Kontukowuna, Kabupaten Muna, yang dihadiri oleh ratusan masyarakat setempat, Sabtu 15 Juli 2019.

“Situasi Kamtibmas di Muna secara umum kondusif, hanya beberapa hari terakhir ini di wilayah kita, Kecamatan Kontukowuna, ada permasalahan, ada konflik antar desa yang satu dengan desa yang lain yang menyebabkan penganiayaan, pelempran dan saling balas,” Kata Agung, Sabtu 15 Juli 2019.

Pada momentum halal bil halal itu, diharapkan menjadi ruang untuk saling memaafkan, mempererat tali silaturahim dan kekeluargaan serta menciptakan kesejukan dan kedamaian serta cinta kasih sesama anggota masyarakat terutama generasi muda yang masih memasuki fase mencari jati diri.

Baca Juga:  Gelar MRSF, Polres dan Pemkab Muna Siapkan Sejumlah Hadiah

“Mari kita bangun kebersamaan dan sinergitas, karena polisi tidak bisa berbuat apa-apa dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, tanpa adanya sinergitas dan partisipasi semua pihak,” harapnya.

Selain itu, Agung tidak menginginkan, pertikaian di Kontukowuna serupa dengan konflik di Buton, yang mana kata dia, ada dua desa yang bertikai, namun menyebabkan puluhan rumah dibakar, bahkan dua orang menjadi kehilangan nyawa, dan puluhan warga setempat jadi tersangka hanya kerena dpicu persoalan sepele.

“Ini tidak boleh terjadi di Muna. Kita harus tetap bersyukur kepada Tuhan, sehingga persoalan ini tidak menjadi konflik besar,” terangnya.

Baca Juga:  Lima Warga Muna Nyaris Tewas Disambar Petir

Ditempat yang sama, Bupati Muna yang diwakili oleh Kepala Inspektorat Muna, La Kuanto berpesan kepada masyarakat Kontukowuna agar tetap berpegang teguh pada ajaran agama dan kembali memahami dan mengaktualisasikan pesan-pesan leluhur melalui falsafah budaya orang Muna, yakni saling menghargai, menghormati, dan saling memelihara satu sama lain.

Terkait kerusakan pagar warga akibat konflik antar pemuda belum lama ini, mantan Asisten I Setda Muna Barat ini meminta Kades untuk mengidentifikasi dan akan segera dilakukan perbaikan dan penggantian.

“Insya Allah menggunakan kewenangan saya sebagai Kepala Inspektorat, kita carikan solusinya. Kalau perlu ajak anak-anak muda yang terlibat konflik untuk sama-sama perbaiki pagar, tapi jangan miras,” tukasnya.(b)

Penulis: Sudirman Behima
Editor: Kas

NEWS FEED