oleh

Ketua IKA Dakwah IAIN Sultra Kecam Dugaan Pelecehan Kades Labunti

PENASULTRA.COM, KENDARI – Ketua Ikatan Alumni (IKA) Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sulawesi Tenggara (Sultra), Supyan Hadi mengecam tindakan pelecehan yang diduga dilakukan Kepala Desa, Salamin terhadap salah seorang mahasiswi Universitas IAIN Kendari berinisial HA yang tengah Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Labunti, Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna.

Atas hal tersebut, Supyan menyerukan agar Bupati Muna LM Rusman Emba segera mencopot Salamin dari jabatannya.

“Saya minta kepada bupati segera memberhentikan oknum Kades dari jabatannya dan selanjutnya dilakukan proses hukum,” tekan Supyan, Sabtu 25 Agustus 2018 malam.

Baca Juga:  HMI Komisariat IAIN Laksanakan LK 1

Menurutnya, tindakan yang diduga telah dipertontonkan oleh sang kades tersebut telah mencoreng nama baik institusi. Olehnya itu, ia berharap agar aparat penegak hukum dapat memproses laporan HA dengan seadil-adilnya.

“Saya juga berharap adik-adik yang sedang melakukan tugas KKN bisa lebih berhati-hati dan selalu menjaga akhlak yang baik di tengah-tengah masyarakat,” ujar ketua Rumah Aspirasi Umar Arsal itu.

Sebelumnya, Salamin, Kepala Desa Labunti diduga telah melakukan pelecehan terhadap HA. Usai menerima perlakukan tak wajar, HA yang ditemani sejumlah rekannya mendatangi Polres Muna tadi siang untuk melaporkan dugaan pelecehan tersebut.

Baca Juga:  Supyan Hadi Masifkan Basis Mulai Tingkat Desa Hingga ke TPS

“Dia (Salamin) pegang kedua tanganku, saat itu saya habis mandi dan masih pake handuk,” ungkap HA seraya menundukan kepala saat ditemui awak media.

Akibat ulah kepala desa tersebut, tujuh peserta KKN di Desa Labunti pun langsung tarik diri. Padahal, jadwal penarikan KKN ini baru akan dilakukan pada 6 September 2018 mendatang.(b)

Penulis: Ridho Achmed

Komentar

NEWS FEED