oleh

Korban Puting Beliung di Wakatobi Belum Terima Bantuan

PENASULTRA.COM, WAKATOBI – Warga Desa Nelayan Bakti, Wangiwangi Selatan yang menjadi korban ganasnya angin puting beliung hingga kini belum menerima bantuan dari Pemda Wakatobi.

Padahal, kejadian naas yang merobohkan tiga rumah warga suku Bajo tersebut telah masuk hari ke 20 sejak 10 Maret 2019 lalu.

Satu dari tiga rumah yang luluh lantah akibat diterpa angin kencang itu, pemilik rumahnya sementara merantau. Sedangkan, dua rumah lainnya dalam keadaan kosong lantaran baru selesai dibangun.

Atas peristiwa naas yang terjadi dini hari tersebut, ketiga rumah yang mengalami musibah hanya menyisahkan puing-puing. Yang tersisa tinggal tiang beton, sejumlah rangka rumah tanpa atap dan dinding.

Baca Juga:  Inventarisir Penyakit, Dinkes Wakatobi Sambangi Rumah Warga

Tanny, salah seorang korban mengaku kerugian materil yang dialami lebih Rp20 juta. Ia berharap Pemda setempat segera menyalurkan bantuan tanggap darurat agar ia bisa kembali membangun rumah yang telah rusak parah.

Untuk paroh waktu, ia bersama suami dan kedua anaknya terpaksa tetap menempati rumah gubuk yang dihuni selama ini.

“Saya tidak tahu apa penyebabnya bantuan dari Pemda belum juga didistribusikan. Apalagi ini sudah 10 hari. Ya kita tunggu saja lah,” tutur Tanny saat ditemui awak Penasultra.com, Rabu 20 Maret 2019 di rumah darurat miliknya.

Meski menyayangkan lambatnya pemberian bantuan ini, namun Tanny selalu menunggu kehadiran bantuan dengan harapan kembali membangun rumahnya yang telah rusak parah.

Baca Juga:  Nelayan Wakatobi Keluhkan Penangkap Ikan Gunakan Kapal Pelingkar

Ditempat terpisah, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional Daerah (BPBND) Kabupaten Wakatobi, Muhammad Yusuf mengungkapkan, pasca kejadian pihaknya telah melakukan penilaian kerugian yang dialami korban.

Pemberian bantuan terhadap korban, kata dia, akan dilakukan setelah ada pengusulan yang dilakukan secara berjenjang dari desa hingga tingkat Pemkab.

“Hingga saat ini belum ada surat yang kami terima sebagai mekanisme pencairan anggaran bencana yang diusulkan dari desa. Jika sudah ada kami akan segera berikan bantuan,” terangnya.(b)

Penulis: Deni La Ode Bono
Editor: Ridho Achmed

NEWS FEED