oleh

Lindungi Hak Pilih, KPU Buteng Gelar Ngopi Bareng Pemilih

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, BUTON TENGAH – Setelah launching gerakan melindungi hak pilih (GMHP) pada 1 Oktober 2018. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Buton Tengah kini gencar melakukan sosialisadi cek data diri pemilih.

Salah satu kegiatan KPU Buteng adalah menggelar ngopi bareng pemilih di warkop Garasi kecamatan Lakudo Buton Tengah, Rabu, 17 Oktober 2018.

Ngopi bareng pemilih ini merupakan gerakan sosialisasi mengecek data diri sebagai pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap.

“Ini sebagai sosialisasi pada pemilih untuk memastikan secara langsung dalam aplikasi KPU apakah sudah terdaftar sebagai pemilih atau tidak,” ucap La Ode Hasrullah Devisi Koordinator Divisi Partisipasi Masyarakat, Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Sumber Daya Manusia KPU Buton Tengah saat ditemuai usai kegiatan

Baca Juga:  Jokowi-Ma'ruf Menang Tipis di Mastim

Ia juga menjelaskan, kegiatan mengecek data diri pemilih ini dilaksanakan secara nasional dan serentak di seluruh Indonesia sesuai dengan tingkatannya.

“Kegiatan mengecek data diri pemilih ini dilaksanakan secara nasional dari KPU pusat sampai tingkatan PPS secara serentak, Kalau di tingkatan KPU Buton Tengah kita kemas dalam bentuk acara ngopi bareng,” terangnya

Pihaknya berharap pada semua peserta bisa bersama-sama mengawal GMHP.

“Diharapkan para peserta yang hadir dalam ngopi bareng ini baik Pemda, Parpol maupun komunitas bisa bersama-sama mengawal GMPH dengan mangajak sanak saudaranya ataupun teman dekatnya mengecek data diri pemilih untuk memastikan sudah terdaftar atau belum di DPT Pemilu 2019,” harapnya

Baca Juga:  KPU Sultra Terima Mandat FPT Calon Anggota KPU Kolaka dan Koltim

Melalui kesempatan itu juga, Hasrullah menyampaikan, bahwa setiap masyarakat agar bisa memastikan telah melakukan perekaman dan pencetakan KTP elektronik agar tidak terkendala dalam pemilihan nanti.

“Syarat utama untuk memilih pada pemilu serentak pada 17 April 2019 nanti dengan membawa KTP elektronik sebagaimana diamanahkan dalam UU 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum,” tutupnya.(b)

Penulis: Amrin Lamena
Editor: Kas

NEWS FEED