oleh

Optimalkan PAD, Bank Sultra Terapkan Alat Rekam Pajak Online

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, KENDARI – Untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) di Sulawesi Tenggara (Sultra), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Koordinator Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) bekerjasama dengan Bank Sultra.

Pengoptimalan tersebut dilakukan melalui sistem alat rekam pajak online dengan dua jenis. Pertama jenis Transaction Monitoring Device (TMD) untuk wajib pajak (WP) yang sudah memiliki aplikasi atau sistem sendiri serta Mini One-Stop-Shop (MOSS) untuk WP yang belum memiliki aplikasi atau sistem sendiri.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) Bank Sultra, La Ode Muhammad Mustika mengatakan, saat ini pihaknya sudah mulai melakukan pegoptimalan PAD di Kota Kendari.

“Sistem inilah yang kita gunakan untuk memudahkan pemantauan penerimaan pajak,” kata Mustika, Jumat 2 Agustus 2019.

Baca Juga:  Mangkrak, Proyek Pembangunan Pasar Wantulasi Bakal Dilapor ke KPK

Menurutnya, alat perekam pajak ini telah dipasang dibeberapa restoran, hotel, rumah makan, tempat hiburan malam dan tempat parkir yang ada di Kota Kendari.

“Kalau tidak salah kita mulai pasang pada April 2019. Pilot projectnya di Kota Kendari, sekarang sudah ada 100 alat perekam yang kita pasang. Kenapa daerah lain belum karena di Kendari masih percontohan,” ujar Mustika.

Saat ini, katanya, beberapa kabupaten di Sultra sudah melakukan sosialisasi, diantaranya, Kabupaten Muna dan Buton Utara (Butur).

“Jadi hambatan itu kembali kepada setiap kabupaten kota. Tergantung pemdanya kapan akan dipasang saja karena alatnya sendiri kami sudah punya, tinggal mereka mau berapa,” terang Mustika.

Baca Juga:  KPK Siap Bantu Selesaikan Masalah Aset Bermasalah di Sultra

Ia berharap, kedepan alat ini dapat diimplementasikan di seluruh daerah di Sultra demi kemajuan daerah.

“Semoga pertengahan bulan ini KPK bersama 17 kepala daerah dan gubernur di Sultra serta Bank Sultra akan menandatangi kerjasama terkait pengoptimalan PAD,” tambah Mustika.

Dengan adanya penerapan sistem ini, PAD Kota Kendari sudah mulai meningkat.

“Sesuai data per Juli 2019 PAD Kota Kendari meningkat menjadi Rp1,382 miliar yang sebelumnya pada Januari 2019 PAD Kota Kendari hanya sebesar Rp700 jutaan,” ucap Kepala Bagian Pemasaran Jasa Elektronik Bank Sultra, Faizal Munir.(b)

Penulis: Yeni Marinda
Editor: Ridho Achmed

NEWS FEED