oleh

Pemkab Muna Dinilai Resisten Tanggapi Kunjungan Rajiun di Muna

PENASULTRA.COM, MUNA BARAT – Kabag Humas Kabupaten Muna Barat (Mubar) Ali Abdin mengatakan Pemerintah Kabupaten Muna tidak usah resah atau resisten menanggapi kunjungan Bupati Mubar LM Rajiun Tumada di Muna.

Menurut Ali Abdin, kedatangan Rajiun Tumada ke Muna hanya agenda sosial kekeluargaan berupa silaturahim dengan masyarakat dan tidak ada maksud lain.

“Kedatangan Rajiun Tumada di Muna itu hanya silaturahim saja, dan itupun beliau diundang oleh masyarakat Muna bukan kemauanya sendiri,” tutur Ali Abdin saat ditemui diruangannya Jumat 2 Agustus 2019.

Abdin menilai pernyataan Pemkab Muna melalui asisten satu Setda Muna La Ode Muh Ruslan bahwa Rajiun Tumada lebih sering berkantor di Muna dibanding di Mubar, itu sangat keliru besar.

Baca Juga:  Dorong Pelayanan Berbasis Teknologi Informasi, OPD Mubar Mulai Aktifkan Internet

Menurut Abdin, Bupati Mubar itu berkunjung ke Muna bukan pada saat jam kantor. Lagian kunjungan sosial Rajiun di Muna itu bukan kali ini saja.

“Rajiun datang di Muna bukan pada jam kantor. Harus diingat, jam 03. 30 Wita, ASN sudah istrahat dan pukul 04.00 Wita baru Rajiun mengikuti kegiatan silaturahim,” jelasnya.

Mantan Kasat Pol PP Sultra ini kata Abdin, sejak dulu sering memenuhi undangan warga Muna. Baik acara pesta pernikahan, kedukaan, maupun acara sosial kekeluargaan lainnya.

Baca Juga:  Kukuhkan Pengurus KTNA Kecamatan, Rajiun Pesan Hal Ini

Abdin menyayangkan resistensi Pemkab Muna yang meminta Gubernur untuk menegur Bupati Mubar LM Rajiun Tumada soal kunjungannya silaturahimnya di Muna.

Kegiatan silaturahim itu disyaratkan dalam Islam. Jika silaturahim dilarang maka sama halnya dengan upaya memutus tali silaturahim dan itu menafikan ajaran agama.

“Ini bukan Modus sebelum jadi Bupati Mubar pun Rajiun tinggalnya di Muna, dan memiliki banyak kerabat di Muna,” tukas Ali Abdin.(b)

Penulis: Zulfikar
Editor: Kasmilahi

NEWS FEED