oleh

Permudah Layanan Kependudukan, Disdukcapil Terapkan “Kaka SIDes Moico”

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, BOMBANA – Dalam mempermudah layanan pengurusan identitas kependudukan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara, menerapkan pelayanan yang disebut Kaka SIDes Moico.

Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disduk Capil Bombana, Siti Ramlan menyebut Kaka SIDes Moico adalah kepanjangan dari Kerjasama Administrasi Kependudukan melalui Sistem Informasi Desa yang Mudah, optimal, ikhlas, cepat dan oke. Singkatannya, Kaka SIDes Moico. Dalam bahasa Moronene Kabaena, berarti sosok kakak yang bekerja sebagai operator sistem informasi desa yang membantu layanan administrasi kependudukan.

“Ini akan memberikan kemudahan pelayanan kependudukan bagi masyarakat Bombana secara keseluruhan,” jelas Siti Ramlan.

Baca Juga:  Tafdil Minta Kades di Bombana Maksimalkan Pengelolaan DD

Progam ini kata dia, merupakan inovasi sebagai mana cara pemerintah untuk memberikan pelayanan dengan mudah tanpa memberikan beban kepada masyarakat secara umum.

Kaka SIDes Moico diharapkan dapat menuntaskan pendataan penduduk Kabupaten Bombana hingga 30 Desember 2018.

Kepala Disdukcapil Bombana Firdaus mengatakan, Kaka SIDes Moico tersebut melibatkan pemerintah kecamatan hingga kelurahan dan desa yang tujuannya untuk memberikan layanan pemcatatan administrasi kependudukan tanpa harus ke kantor capil. Adanya wadah ini lanjut dia, masyarakat bakal memperoleh kemudahan dalam mengurus KTP-el, KK, Paspor, Akta Kelahiran.

Baca Juga:  Kades Toari Bombana Diduga Korupsi Dana Desa
Siti Ramlan saat memperlihatkan alur petunjuk Kaka SIDes Moico

“Contohnya yang dari pulau Kabaena, tidak perlu lagi datang di ibukota karena di desa kami akan siapkan tim,” kata Firdaus Kamis 11 Oktober 2018.

Upaya ini diharapkan, dapat meningkatkan pelayanan di bidang administrasi kependudukan. Pasalnya, tidak sedikit masyarakat yang enggan melakukan perekaman KTP-el karena harus berurusan di Kantor Disdukcapil.

“Jangan nanti berurusan dengan rumah sakit baru mau urus. Atau mau nikah dan sebagainya. Saya harap masyarakat itu proaktif untuk peroleh data diri,” tukasnya.(b)

Penulis: Zulkarnain
Editor: Kas

NEWS FEED