oleh

Puskesmas Mawasangka Timur Lakukan Penanganan Serius

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, BUTON TENGAH – Seorang balita di Desa Bonemarambe Kecamatan Mawasangka Timur, Kabupaten Buton Tengah yang menderita Stunting atau kekurangan gizi yang mengakibatkan tubuh balita berumur dua tahun itu terlihat lebih kerdil, mendapat perhatian serius dari Puskesmas setempat.

Kepala Puskesmas Mawasangka Timur, Minsari Kasa mengungkapkan bahwa balita yang kurang gizi ini sudah mendapat penanganan serius.

“Agustus lalu pertama ditemukan sampai sekarang, anak ini sudah dalam pengawasan tim gizi kami,” kata Min saat di hubungi, Kamis 19 September 2019.

Minsari menjelaskan, bahwa sebenarnya ibu dan balita yang mengalami kekurangan gizi tersebut bukan merupakan sasaran dari pihak Puskesmas saat suiping vitamin A atau kekurangan gizi. karena ibu dan anak tersebut merupakan perantau yang tidak akan lama menetap di Desa Bonemarambe.

Baca Juga:  Beasiswa untuk Mahasiswa Buteng Terhambat Perbup

“Tapi kami tetap layani, kami pantau dan melakukan intervensi dengan konseling, memberikan asupan tambahan. Dan setelah dua minggu beratnya dari 4,8 kg sekarang naik 5,6 kg,” terangnya

Setelah dirujuk ke Puskesmas kqta Minsari, pihaknya menyarankan untuk ke dokter spesialis anak di Kota Baubu. Belakangan diketahui, balita berumur dua tahun tersebut memiliki penyakit penyerta pada pernapasan.

“Dari saran rujuk itu mereka tidak langsung naik, maka dikejar sama tim gizi disini sehingga beberapa hari kemudian baru mereka naik ke Baubau dan ternyata ada penyakit penyerta pada pernapasan,” bebernya

Baca Juga:  HUT Buteng ke 5, Samahuddin Beber Keberhasilan Pembangunan

Hal tersebut ikut dibenarkan oleh kapala Desa Bonemarambe, Salju yang mengungkapkan, bahwa dari pihak puskesmas selama ini sudah melakukan upaya-upaya yang maksimal dalam penanganan balita kurang gizi itu.

“Yang mengalami gizi buruk itu orang bonemarambe yang sudah lama menetap di perantauan dan mereka sudah hidup diperantauan, mereka balik ke bonemarambe hanya untuk berobat secara tradisional. Tapi oleh pihak puskesmas yang mengetahui itu langsung tindaki dan mereka sudah berbaik hati dan mengambil langkah-langkah sedemikian baik,” tukas Salju.(b)

Penulis : Amrin Lamena
Editor: Mil

NEWS FEED