oleh

Sebelum Ditemukan Tewas, Wanita Ini Sempat Terlihat Melambaikan Tangan

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, KENDARI – Siang tadi, sekitar pukul 12.00 Wita, warga Kota Kendari, Sultra dibuat gempar.

Pasalnya, di siang bolong itu, warga setempat menemukan sesosok mayat wanita di dalam sebuah mobil Avansa warna putih yang terparkir di depan kantor BPJS Kesehatan di Jalan Mayjend S Parman, Kecamatan Kendari Barat.

Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhardt yang dikonfirmasi kejadian itu membenarkannya.

Hasil pengembangan sementara kata dia, mayat wanita itu diketahui bernama Wa Ode Sulusia (42) asal Tampo, Kabupaten Muna. Wanita yang kesehariannya berdomisili di Kelurahan Andounohu, Kecamatan Poasia tersebut merupakan seorang pegawai negeri sipil (PNS).

Harry mengungkapkan, mayat wanita malang itu pertama kali ditemukan La Sarlin, warga setempat.

Baca Juga:  Usut Pengintimidasian Wartawan, Kapolda Sultra Bentuk Tim Investigasi

Awalnya, La Sarlin mendengar suara klakson mobil kencang dari arah luar rumahnya. Ia lantas memperhatikan dari balik jendela kacanya.

Dari kejauhan La Sarlin sempat melihat di dalam mobil seorang wanita melambaikan tangan kepada pengendara lain yang sedang melintas di jalan tersebut. Seakan hendak meminta pertolongan.

Karena rasa penasaran, La Sarlin pun keluar rumah dan mendatangi mobil yang terparkir tak jauh dari kediamannya itu.

Alangkah terkejutnya, La Sarlin menemukan wanita yang baru saja dilihatnya telah tergolek lemas di jok sopir.

“La Sarlin kemudian memanggil saksi lain bernama Hikalton untuk melihat kondisi korban. Lalu, dia menghubungi pihak Kepolisian karena diperkirakan korban sudah meninggal dunia,” ungkap Harry, Senin 10 September 2018.

Baca Juga:  Simak! Kapolda Sultra Blak-blakan Soal Kasus Tewasnya Randi

Mengetahui informasi tersebut, anggota Polres Kendari bersama tim Polsek Kemaraya langsung mendatangi tempat kejadian.

Usai olah tempat kejadian perkara, dengan dibantu tim Dokpol Rumah Sakit Bhayangkara, korban pun dievakusi guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Penyebab kematian masih dalam proses penyidikan. Namun, hasil pemeriksaan luar di tubuh korban tidak terdapat tanda-tanda kekerasan. Diperkirakan korban meninggal dunia karena mengidap suatu penyakit,” ungkap Kompol Mauluddin, Dokter Forensik RS Bhayangkara Kendari.(b)

Penulis: Edi Sartono/LM Faisal
Editor: Ridho Achmed

Komentar

NEWS FEED