oleh

Tim Pengabdian KKN UHO Desa Lalowiu Tekankan Pentingnya Gaya Hidup Sehat

PENASULTRA.COM, KENDARI – Memasuki minggu ketiga, para mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) tematik di Desa Lalowiu, Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) kembali menggelar program kerja penyuluhan gizi keluarga.

Penyuluhan dengan tema keluarga sadar gizi (Kadarzi) ini digelar di Balai Desa Lalowiu, Jumat 16 Agustus 2019.

Dosen pembimbing KKN UHO yang merupakan bagian dari

Tim Pengabdian Terintegrasi KKN Tematik UHO, dr Putu Sudayasa mengatakan Kadarzi merupakan keluarga yang mampu mengenal, mencegah dan mengatasi masalah gizi setiap anggotanya.

Menurut dosen pengajar UHO ini, suatu keluarga disebut Kadarzi apabila berperilaku gizi yang baik yang dicirikan minimal dengan memberikan Air Susu Ibu (ASI) kepada bayi sejak lahir sampai umur enam bulan (ASI eksklusif), menimbang berat badan secara teratur (Posyandu), makan beraneka ragam dan konsumsi lauk pauk tinggi protein serta olahraga ringan.

Baca Juga:  Intip Keseruan Mahasiswa UHO Saat Menggelar Festival Kemerdekaan di Desa Waworano

“Semua orang tua pasti tak ingin anaknya kurang gizi. Maka dari itu perhatikan gizi anak kita sejak dini,” kata dr Putu, Jumat 16 Agustus 2019.

Dalam materinya, dr Putu menekankan pedoman gizi seimbang, diawali dengan cuci tangan, sarapan pagi, minum air putih, konsumsi buah-buahan dan sayur, selalu baca label kemasan makanan, nikmati aneka ragam makanan, olah beragam makanan pokok, batasi konsumsi lemak, gula dan garam.

“Cuci tangan memang sangat sederhana tapi harus benar. Ada enam langkah cuci tangan. Dan kalau masak sayur jangan dipanasi lagi, itu sudah tidak ada gizinya,” ucap dr Putu dihadapan warga yang hadir dalam penyuluhan ini.

Baca Juga:  Peradi Gandeng UHO Gelar Pelatihan Advokat

Tak hanya itu, pola makan yang tak baik dapat mempengaruhi pola hidup, sesuai aturan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) dalam program gerakan masyarakat hidup sehat (Germas). Katanya, setiap orang hanya dianjurkan mengkonsumsi gula minimal empat sendok makan perhari, garam hanya satu sendok teh perhari dan lemak atau minyak cukup lima sendok makan perhari.

“Pasti ada banyak yang melakukan hal ini. Mulailah menerapkan ini pada anak-anak kita, karena hidup sehat dengan makanan sehat menjadikan keluarga sehat negara kuat,” tutupnya.

Untuk diketahui, ada lima dosen yang menjadi Tim Pengabdian Terintegrasi KKN Tematik yang diketuai Prof Dr Edi Cahyono yakni Dr Arman, Dr Ambo Wonua N, dr Putu Sudayasa dan Drs Herdi Budiman.(b)

Penulis: Yeni Marinda
Editor: Kas

NEWS FEED