oleh

Tindak Lanjut Kerjasama Investasi, Utusan Pemprov Sultra Terbang ke Korsel

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, KENDARI – Perwakilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) berkunjung langsung ke Korea Selatan (Korsel) untuk mempercepat realisasi investasi pasca penandatanganan perjanjian kerjasama antara Pemprov Sultra melalui UPTD KPH XXIV Gularaya dengan PT Indonesia Natural Core (INC), group dari PT Hyundai Group Korsel pada 14 Agustus 2018 lalu.

“Kami ke Korsel memenuhi undangan PT. INC untuk mengimplementasi hasil kerjasama kemarin dalam rangka investasi membangun pabrik pemanfaatan tanaman biomassa dalam memenuhi kebutuhan bahan baku industri wood pallet dari bahan baku kayu kaliandra di Konawe Selatan (Konsel). Di sana kami diterima oleh Kementrian Kehutanan Korsel,” ungkap Kepala Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik Setda Sultra, Harmin Ramba, Rabu 31 Oktober 2018.

Baca Juga:  Akhir Maret, Facebook Bakal Gelar Pelatihan di Kendari

Menurut dia, PT Hyundai Group berencana akan melakukan investasi pengembangan energi terbarukan pembuatan wood pallet sebesar USD 150 juta.

“Rencana investasinya sekitar Rp2 triliun akan direalisasikan di beberapa Kecamatan Konsel yakni Kecamatan Landono, Moramo Utara dan Moramo,” beber Harmin.

Selama berkunjung di Korsel, kata dia, telah dibangun beberapa kesepakatan. Di antaranya, dalam investasi ini nantinya akan melibatkan masyarakat lokal.

“Misal nanti masyarakat Konsel akan diberi biaya untuk penanaman kayu kaliandra tersebut. Satu hektar itu bisa menanam 10 ribu batang pohon kaliandra yang nantinya akan dijadikan pallet untuk bahan bakar listrik. Masyarakat nanti akan didanai membudidayakan kayu kaliandra hingga panen. Kemudian hasilnya akan dibeli oleh perusahaan itu,” jelas Harmin.

Baca Juga:  Sosialisasikan Data Kependudukan Disdukcapil Konsel Sasar Kaum Milenial

Selain itu, tambah dia, akan ada pemanfaatan tenaga kerja lokal di pabrik wood pallet dengan presentase 70 persen lokal dan 30 persen tenaga tekhnis khusus dari Korsel.

“Komitmennya adalah nilai investasi yang besar selama 10 tahun dulu selebihnya akan dievaluasi. Insya Allah 2019 mulai berjalan,” tukasnya seraya menambahkan bahwa selain Indonesia khususnya Sultra, PT Hyundai Group ini juga melirik Vietnam untuk wilayah investasinya.(b)

Penulis: Yeni Marinda
Editor: Ridho Achmed

NEWS FEED