oleh

Wabup Konut Tekankan Pengelolaan APBDes Harus Relevan dengan Visi Misi Konasara

-Pena Kendari-145 views

PENASULTRA.COM, KONUT – Wakil Bupati Konawe Utara (Konut), H Abu Haera menekankan kepada para Kepala Desa (Kades) se Kabupaten Konut agar pengelolaan APB-Des harus berjalan relevan sesuai dengan visi misi Konasara Jilid Dua.

Hal itu diungkapkan Abu Haera saat memberikan sambutan pada kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan tahun 2022 yang dilaksanakan di Kecamatan Oheo, Rabu 16 Februari 2022.

“Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan RAPB-Desa yaitu Program pembangunan desa harus relevan dengan Visi konasara II,” ungkap Wabup Konut Abu Haera.

Seperti diketahui, Musrenbang tingkat Kecamatan adalah suatu forum musyawarah antar pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam Daftar Usulan Rencana Kegiatan Pembangunan Desa/Kelurahan yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan kabupaten.

Oleh karena itu, Abu Haera menegaskan beberapa hal pada musrenbang ini antara lain, jangan ada lagi kepala desa dan pengurus BPD yang tidak sejalan.

“Jangan kepala desa nya ke kanan, BPD nya ke kiri, selain itu segera koordinasikan kepada instansi terkait jika ada hambatan dalam pelaksanaan program desa, kembangkan potensi yang ada melalui pemberdayaan dengan memanfaatkan inovasi, terobosan dengan perencanaan yang baik, pelaksanaan yang baik, pengawasan,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Abu Haera juga mengingatkan, untuk terus mempercepat penyelesaian vaksinasi di desa masing-masing.

“Karena itu merupakan tanggung jawab kita bersama. Saat ini, Kabupaten Konawe Utara masuk pada level 3 terkait adanya varian baru virus corona”, tukasnya.

Turut hadir pada acara musrenbang tingkat Kecamatan Oheo, Asisten, Staf Ahli, anggota DPRD beberapa kepala OPD dan kepala bagian serta camat Oheo. Peserta Musyawarah yakni kepala desa, Ketua BPD masing-masing desa, Tokoh Masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan termasuk kepala sekolah.

Penulis: Tim Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkait