oleh

Wakil Ketua DPRD Buteng Minta Bupati Jangan Tebang Pilih Tindaki ASN yang Berpolitik

-Pena Daerah-132 views

PENASULTRA.COM, BUTENG – Beberapa bulan terakhir Bupati Buton Tengah (Buteng) Sulawesi Tenggara (Sultra) H Samahuddin kerap pada setiap pertemuan menyampaikan agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Buteng fokus kerja tanpa harus masuk dalam dunia politik praktis.

Namun anehnya, penyampaian tersebut seolah dianggap angin lalu oleh salah satu bawahannya yang kini menjabat sebagai Kabag Humas dan Keprotokoleran Buteng.

Terbukti, hal itu bisa dilihat pada sebuah video yang beredar disejumlah group WhatsApp. Kabag tersebut mengajak ratusan ASN untuk mendukung salah satu calon bupati yang rencananya akan maju 2024 nanti.

“Bisa dilihat dalam video yang berdurasi 0,14 detik yang tersebar dibeberapa group WhatsApp. Itu nyata mengajak ASN untuk mendukung. Mestinya tidak boleh,” ujar wakil ketua DPRD Buteng, Suharman S.Pd., M.Si saat dikonfirmasi media ini, Kamis (31/03/2022) malam.

Dari video itu, lanjutnya, mestinya Bupati bisa langsung bersikap dan memberi sanksi terhadap oknum ASN tersebut.

“Ini tidak adil. Yang hanya cerita di warung kopi bisa demosi bahkan non job. Yang nyata di depan mata mengarahkan ASN dalam jumlah banyak hanya dibiarkan,” katanya.

“Kalau bisa Bupati harus tegas. Jangan ada tebang pilih soal ASN yang ikut berpolitik,” katanya lagi.

Diketahui, sebelumnya beredar sebuah video dengan durasi singkat 0,14 detik yang isinya seorang ASN yang diketahui menjabat kepala Bagian Humas Buteng mengarahkan ratusan ASN untuk mendukung salah satu calon Bupati.

Kemudian kabag Humas meminta agar seluruh ASN yang hadir menjawab teriakan yang dikeluarkan dengan mengatakan “lanjutkan”.

Berikut kutipan kalimat kabag humas berdasarkan isi video

“Kabag :Samahuddin 2 periode. ASN : lanjutkan. Kemudian kabag meminta para ASN yang menjawab sembari mengangkat 2 jari,” pungkasnya.

Penulis: Tim Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkait