oleh

Warga Keluhkan Minimnya Fasilitas di Ruang Tunggu RSUD Bahteramas

-Pena Kendari-274 views

PENASULTRA.COM, KENDARI – Fasilitas pelayanan kesehatan mestinya menjadi perhatian utama bagi para pengambil kebijakan atau instasni terkait. Mestinya setiap instansi sudah menyiapkan matang-matang untuk mengantisipasi terjadinya loncatan pengunjung.

Seperti Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Kendari yang disinyalir buruk dan memperihatinkan. Manajemen RSUD Bahteramas Kendari ini sepertinya masih perlu dilakukan perbaikan agar tidak terjadi lagi kedepannya.

Dimana diketahui selain tidak kebagian tempat duduk (kursi) bagi pengunjung, juga mengeluhkan waktu tunggu yang cukup lama. Terutama terhadap pelayanan untuk mendapatkan dokumen polymerase chain reaction (PCR) yang diketahui PCR ini merupakan metode pemeriksaan virus SARS Co-2 dengan mendeteksi DNA virus (red).

“Tidak ada kursi yang disediakan hanya ada didepan loket. Paling yang bisa duduk hanya sekitar 10 orang. Harusnya pihak RSUD Bahteramas menyediakan fasilitas, minimal tempat duduk dan itu harus menjadi prioritas, seperti ibu-ibu hamil, ibu yang membawa anak, dan yang sudah berumur atau lanjut usia,” kata salah satu pengunjung, Midul Makati kepada media ini, Senin 11 Oktober 2021.

Pria yang biasa disapa Don Mike Andi ini menjelaskan, sejak pagi tadi sekitar pukul 08:15 Wita sampai pukul 11:00 lebih ini juga, belum ada juga langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadinya loncatan pengunjung seperti ini. Mestinya pihak RSUD Bahteramas Kendari sudah mengatasinya dan peka.

“Pihak RSUD Bahteramas Kendari ini hanya menyediakan kursi sekitar 10 kursi, hal itu tidak sebanding dengan ruangan yang disediakan, karena relatif kecil, dan berada dibelakang. Belum lagi adanya sejumlah tumpukan berkas cukup memakan banyak tempat. Sehingga pengunjung lainnya memilih untuk menunggu dan duduk mencari tempat masing-masing hingga menunggu giliran dipanggil,” beber Don Mike Andi.

Lanjut Don Mike Andi mengungkapkan, kejadian ini sudah berlangsung lama tapi tidak ada yang mau buka suara ke Publik. Harapan saya, semoga kedepan ada perbaikan pelayanan jangan lagi terulang kejadian seperti saat ini.

“Kasian masyarakat datang mengantri lama begitu tanpa ditunjang fasilitas yang memadai. Bahkan ada banyak ibu-ibu yang membawa anak dan ibu hamil dan yang sudah berumur datang mengantri berdiri dan duduk di emperan. Kemudian pelayanannya yang ribet, harus bolak-balik mengurus administrasi. Olehnya itu saya harap semoga pelayanannya juga lebih Humanis,” harap Don Mike Andi.

“Jika ada masyarakat yang datang minta konfirmasi jangan dikasih nada tinggi tapi harus dengan nada rendah dan senyum,” ungkap Don Mike Andi Ketua Umum FAMHI Sultra-Jakarta menambahkan.

Editor: Husain

Komentar

NEWS FEED