oleh

Warga Sekitar Kali Wanggu Butuh Perhatian Pemkot Kendari

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, KENDARI – Warga Kelurahan Lepo-lepo dan Kelurahan Baruga yang bermukim disekitar kali wanggu kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dilanda banjir sejak dua pekan terakhir akibat meluapnya sunggai Wanggu karena intensitas hujan yang tinggi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari mencatat sekitar 996 kepala keluarga (KK) mengungsi. Namun perhatian Pemerintah Kota Kendari terhadap para pengungsi belum maksimal.

Enda (43), mengaku rumahnya terendam banjir sejak akhir Ramadhan hingga dirinya dan keluarga mengungsi bersama korban lainnya. Ia mengaku mulai kesulitan hidup mengungsi karena kurangnya fasilitas umum seperti dapur, bahan makanan pokok, dan MCK.

Baca Juga:  Matangkan Persiapan HUT, Pemkot Kendari Gelar Rapat Terakhir Malam Ini

“Alhamdulliah air bersih ada ji. Tapi dapur umum belum ada sampai sekarang ini. Selain itu bahan sembako untuk masak makanan kami sehari-harinya tidak ada,” ungkap Enda di lokasi banjir, Senin 10 Juni 2019.

Baca Juga:  Pemkot Kendari Minta Pedagang Pasar Panjang Bongkar Sendiri Lapaknya

Yang paling dibutuhkan lanjut Endah adalah WC umum. Ia berharap Pemkot Kendari dapat memperhatikan keluhan korban banjir di Lepolepo ini. Selain itu, penanganan jangka panjang terhadap warga yang bermukim disekitar kali Wanggu Kendari ini juga harus diperhatikan.

“Kami juga berharap kedepannya supaya tidak terkena lagi banjir. Karena biar sudah ditanggul tapi kenyataan masih juga banjir,” tukasnya.(b)

Penulis: Clara Sinthia
Editor: Mil

NEWS FEED