Pena Pendidikan

Menuju Sekolah Unggul, SMAN 8 Konsel Matangkan Strategi Raih Akreditasi A

11
×

Menuju Sekolah Unggul, SMAN 8 Konsel Matangkan Strategi Raih Akreditasi A

Sebarkan artikel ini
Kepala SMAN 8 Konawe Selatan La Ode Sanando, S.Si., M.Si. (kedua dari kiri) mendampingi Tim Asesor BAN PDM saat melakukan asesmen lapangan di Ruang Educator Center. Foto: Istimewa

PENASULTRA.COM, – SMAN 8 Konawe Selatan (Konsel) yang beralamat di Jalan Mayjen Katamso Nomor 2, Konda, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, menjalani asesmen akreditasi sekolah selama dua hari, mulai 2 hingga 3 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengukur kualitas layanan pendidikan yang diberikan kepada masyarakat.

Visitasi akreditasi tersebut dilakukan langsung oleh Tim Asesor dari Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah (BAN PDM). Kehadiran tim asesor menjadi penentu status mutu sekolah untuk lima tahun ke depan.

Adapun dua asesor yang ditugaskan dalam visitasi ini adalah Era Maryanti, S.Pd., M.Pd. sebagai Asesor 1 dan Nurhida, S.Pd., M.Pd. sebagai Asesor 2. Keduanya dikenal berpengalaman dalam menilai mutu pendidikan di berbagai satuan pendidikan.

Selama dua hari, tim asesor melaksanakan agenda visitasi secara komprehensif. Agenda tersebut meliputi verifikasi data, validasi dokumen, observasi lingkungan dan proses pembelajaran, wawancara dengan warga sekolah, serta penilaian mutu sekolah berdasarkan delapan Standar Nasional Pendidikan.

Kepala SMAN 8 Konawe Selatan, La Ode Sanando, S.Si., M.Si., menegaskan pihaknya telah mempersiapkan seluruh proses akreditasi secara maksimal. Ia optimistis sekolah yang dipimpinnya mampu meraih predikat tertinggi.

Sejumlah guru dan staf SMAN 8 Konawe Selatan menyiapkan tumpukan dokumen bukti fisik akreditasi di meja display. Foto: Istimewa

“Bagi kami, akreditasi bukan sekadar kegiatan rutin atau penilaian administratif lima tahunan semata. Lebih dari itu, akreditasi adalah cerminan dari komitmen kami untuk terus menjaga mutu, berbenah diri, dan memberikan layanan pendidikan terbaik bagi masa depan peserta didik. Target kami jelas, meraih nilai A,” ujarnya di sela kegiatan visitasi, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Sanando mengungkapkan, seluruh guru, staf tata usaha, dan warga sekolah telah berupaya semaksimal mungkin dalam menyiapkan data dan dokumen yang diperlukan secara objektif dan jujur. Prinsip transparansi menjadi landasan utama dalam persiapan tersebut.

“Kami menyadari bahwa sebagai lembaga, kami tentu memiliki keterbatasan dan kekurangan. Oleh karena itu, kami sangat memohon arahan, masukan, serta bimbingan dari Tim Asesor agar ke depannya SMAN 8 Konsel bisa menjadi sekolah yang lebih maju, profesional, dan terpercaya di tengah masyarakat,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran. “Kepada Bapak/Ibu guru dan staf, saya menyampaikan terima kasih atas kerja keras, kekompakan, dan dedikasinya selama proses persiapan ini. Mari kita hadapi proses asesmen ini dengan penuh rasa percaya diri, terbuka, dan kerja sama yang baik,” imbuhnya.

Keseriusan SMAN 8 Konsel terlihat dari persiapan matang sehari sebelum visitasi. Pada Kamis, 1 Oktober 2026 sore, seluruh jajaran sekolah menggelar rapat final sekaligus kerja bakti massal di lingkungan sekolah yang berlokasi di Jalan Mayjen Katamso No. 2 Konda tersebut untuk memastikan seluruh aspek penilaian telah terpenuhi.

Sanando menjelaskan, pengecekan menyeluruh telah dilakukan mulai dari kelengkapan dokumen delapan standar pendidikan, perangkat pembelajaran mendalam, hingga kebersihan dan penataan lingkungan sekolah. “Kita sudah cek semua. Insya Allah kita siap,” tegasnya.

Fokus persiapan akreditasi sendiri diarahkan pada empat komponen utama instrumen akreditasi, yakni mutu lulusan, proses pembelajaran, mutu guru, serta manajemen sekolah. Keempat komponen tersebut menjadi pilar utama dalam penilaian.

Pada aspek mutu lulusan, sekolah menyiapkan data keterserapan alumni di perguruan tinggi, bukti penguatan karakter, serta portofolio prestasi siswa baik akademik maupun nonakademik sebagai bukti keberhasilan pembinaan.

Sementara pada aspek proses pembelajaran, seluruh guru telah melengkapi perangkat pembelajaran secara lengkap, mulai dari modul ajar pembelajaran mendalam (deep learning), analisis hasil ulangan harian, asesmen diagnostik, hingga bukti penerapan pembelajaran berdiferensiasi yang menyenangkan.

Untuk aspek mutu guru, dokumen peningkatan kompetensi, karya tulis ilmiah, inovasi pembelajaran, serta refleksi dan evaluasi pembelajaran juga telah ditata secara sistematis untuk ditampilkan kepada asesor.

Sedangkan dari sisi manajemen sekolah, sejumlah fasilitas pendukung seperti perpustakaan, laboratorium IPA, Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), dan ruang Bimbingan Konseling (BK) ditata kembali agar lebih representatif dan siap saat visitasi berlangsung.

Keterlibatan siswa juga menjadi kekuatan tersendiri dalam visitasi ini. Ketua OSIS SMAN 8 Konsel, Disya, mengatakan proses persiapan akreditasi menjadi momentum memperkuat gotong royong. Guru, staf, siswa OSIS, hingga orang tua melalui komite sekolah turut terlibat membersihkan ruang kelas dan menata taman.

“Kami siswa siap diwawancarai asesor. Kami akan menjawab dengan jujur bagaimana guru mengajar dengan menyenangkan di kelas,” pungkas Disya.

Di akhir kegiatan, pihak sekolah berharap seluruh proses visitasi selama dua hari tersebut dapat berjalan lancar, objektif, dan membawa hasil terbaik bagi kemajuan SMAN 8 Konsel sebagai sekolah rujukan serta kebanggaan masyarakat di Kecamatan Konda dan sekitarnya.(red)