oleh

Baliho AMAN Dirusak, Sahrul: Itu Bentuk Kepanikan Calon Tertentu

Pesona Kota Kendari

 

PENASULTRA.COM, KENDARI – Jelang pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sultra Juni 2018 mendatang, tensi politik dibeberapa daerah termasuk di Kota Kendari kian memanas.

Hal itu terlihat dengan adanya pengrusakan sejumlah atribut dan baliho pasangan calon gubernur Sultra nomor urut 1 Ali Mazi-Lukman Abunawas (AMAN) di Kota Kendari dan beberapa daerah.

“Boleh jadi ini bentuk kepanikan dan ketakutan calon tertentu terhadap pasangan AMAN yang makin kokoh kekuatannya,” ungkap Humas Media Center AMAN ditemui di Posko AMAN Center, Rabu 28 Maret 2018.

Sahrul menyesalkan tindakan perusakan atribut tersebut karena dinilai tidak menunjukkan itikad baik dalam berdemokrasi. Seharusnya, sambung Sahrul, mereka lebih fokus mengkampanyekan calonnya untuk mendapatkan simpati rakyat. Sehingga dengan demikian proses politik selama perhelatan Pilgub Sultra berjalan dengan baik serta tidak saling mencederai.

Baca Juga:  Mengapa Tim Sukses Harus Bubar Paska Pemilihan?

“Kita harus mendorong demokrasi ini lebih mendidik rakyat,” katanya.

Lebih lanjut mantan aktivis Makassar ini mengatakan, calon gubernur yang menjadi rival AMAN di Pilgub belum siap bertarung untuk menduduki jabatan orang nomor satu di Sultra.

Sehingga, tambah Sahrul, mereka gagal membekali timnya dalam kerja-kerja politik yang baik dan santun. Mestinya pasangan calon gubernur mengarakan seluruh tim suksesnya lebih konsentrasi merebut hati pemilih ketimbang merusaki atribut pasangan calon gubernur AMAN.

“Tapi disisi lain kepanikan dan ketakutan mereka wajar-wajar saja karena posisi Ali Mazi-Lukman Abunawas terus meningkat jauh meninggalkan pasangan calon lain,” bebernya.

Baca Juga:  PAMAN Siap Satukan Pemikiran dan Kawal Cita-cita Mahasiswa

Menurutnya, Tim Media Center AMAN akan terus memantau pergerakan tim rival selama proses Pilgub berlangsung. Namun kata Sahrul, masih memaafkan oknum-oknum yang merusak baliho AMAN. Selain untuk menjaga kondusifitas selama Pilgub juga sebagai bentuk keprihatinan atas minimnya pengetahuan demokrasi para oknum tim perusak atribut tersebut.

“Kami mengajak tim calon lain agar bersaing secara sehat. Kami juga meminta kepada tim calon lain tidak lagi merusaki atribut AMAN. Jika tindakan perusakan tersebut masih dilakukan, kami akan menurunkan tim investigasi dan melaporkan ke Polda,” tutup Sahrul.(b)

Penulis: La Basisa
Editor: Mochammad Irwan

NEWS FEED