oleh

Bappeda Konut Gelar Kegiatan Rembuk Stunting

-Pena Style-78 views

PENASULTRA.COM, KONUT – Dalam rangka menciptakan generasi Indonesia yang sehat, Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Utara (Konut) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengadakan kegiatan Rembuk Stunting yang diadakan di Aula Wakatobi Room, Hotel Plaza Qubra Kendari pada Rabu, 3 Agustus 2022.

Terlihat hadir Bupati Konawe Utara, H Ruksamin, jajaran Forkopimda, Sekda Konut, Kepala OPD lingkup Pemda, serta para Camat dan Kepala Desa se Kabupaten Konawe Utara dalam kegiatan tersebut.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua Panitia yang menerangkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan intervensi serta mendeklarasikan komitmen Pemda dan menyepakati rancangan rencana kegiatan intervensi penurunan stunting yang terintegrasi.

Dalam kegiatan ini, Bupati Konawe Utara H Ruksamin memberikan sambutan serta juga bertindak sebagai narasumber dalam teknis pelaksanaan program penurunan angka stunting di Konawe Utara.

Ruksamin menjelaskan bahwa semua OPD, Camat, serta Kepala Desa harus berperan aktif dalam upaya penurunan angka stunting. Salah satu contoh yang disebutkan yaitu peran Dinas PU yang diharapkan mampu menghadirkan infrastruktur jalan yang baik untuk menghindari resiko kehamilan pada ibu hamil yang melakukan perjalanan dan berpotensi melahirkan bayi stunting.

Selain itu, bidang pertanian, peternakan dan perikanan juga menjadi sorotan sebagai bidang yang harus dioptimalkan dalam upaya penurunan angka stunting.

”Jangan sampai di wilayah kita masih mengkonsumsi sayuran yang ternyata masih mengandung pestisida, maka dari itu kami Pemda melahirkan program yang namanya PPKP (Program Pemanfaatan Kebun Pekarangan) agar masyarakat dapat menanam sendiri dan mengkonsumsi sayuran yang tidak mengandung pestisida”, ungkap Ruksamin.

Bupati dua periode ini juga menerangkan bahwa program pemanfaatan kebun pekarangan ini sudah dicanangkan dan dijalankan jauh sebelum Presiden Republik Indonesia mengajak kepada seluruh Kepala Daerah /Walikota untuk memanfaatkan lahan pekarangan untuk bercocok tanam, seperti dalam pidatonya pada peringatan Hari Keluarga Nasional (HKN) ke 29, Kami, 7 Juli 2022.

Dalam berlangsungnya acara, juga dibuka sesi tanya jawab. Menanggapi pertanyaan dari Camat Lasolo Kepulauan tentang ketersediaan air bersih, Bupati Konawe Utara menyadari bahwa air bersih merupakan salah satu aspek yang harus terpenuhi untuk mengurangi angka stunting.

”Untuk masyarakat Lasolo Kepulauan kita sudah adakan program pengadaan air bersih. Masyarakat dimohon bersabar karena program ini baru kita jalankan,” ujar Ruksamin.

H Ruksamin juga menerangkan terkait air bersih di Lasolo Kepulauan bahwa sebelum beliau memimpin, masyarakat Laskep tidak dapat menikmati air bersih dengan mudah. Nanti setelah beliau memimpin, program pengadaan air bersih ini baru dijalankan.

Mengakhiri sambutan sekaligus menutup acara Rembuk Stunting ini, H Ruksamin mengajak kepada seluruh peserta rembuk untuk terus bersinergi dalam upaya mengurangi angka stunting di Kabupaten Konawe Utara yang saat ini berada di angka 10,4%.

Ruksamin juga menegaskan bahwa Pemerintah hadir untuk melindungi segenap tumpah darah Indonesia, mencerdaskan kehidupan bangsa seperti yang tertuang pada alinea ke 4 Undang-undang Dasar 1945.

Penulis: Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkait