oleh

BMAM Angkat Bicara Soal Isu Tabrakan Beruntun Ali Mazi, Ini Kisahnya

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, KENDARI – Biro Media Ali Mazi (BAMAN) akhirnya angkat bicara soal peristiwa tabrakan beruntun yang melibatkan Gubernur Sultra, Ali Mazi beserta rombongan yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Ketua BAMAN, Ilham Muhidin mengungkapkan, peristiwa itu terjadi ketika ia bersama rombongan Ali Mazi hendak melakukan perjalan menuju Bandara Halu Oleo, Minggu 9 Desember 2018.

“Di tengah jalan, di pertigaan Pasar Baruga arah menuju Bandara, di perjalanan kami bertemu rombongan, salah satu pengendaranya bernama Yayan.  Mereka membawa rombongan umroh dan lebih dari 10 mobil,” ungkap Ilham di ruang rapat Kantor Gubernur Sultra, Selasa 11 Desember 2018.

Patroli Pengawalan (Patwal) sempat memberikan peringatan kepada deretan mobil itu untuk menepi karena menghalangi jalan, namun sayangnya tidak diindahkan oleh pihak rombongan tersebut.

Baca Juga:  Hado Hasina Dukung Ichal Pasakaly Luncurkan Album Lagu Buton

“Pihak patwal sudah memberikan peringatan, tapi tidak digubris. Jadi kata Pak Ali Mazi kita ikuti saja rombongan ini. Berselang waktu beberapa menit tiba-tiba mobil yang berada paling depan menghentikan kendaraannya seketika, terjadilah tabrakan itu,” jelasnya.

Untung saja, kata Ilham, mobil yang ditumpangi oleh Ali Mazi tidak menabrak mobil yang di depannya, karena ada jarak antara mobil lainnya di depan. Namun, karena menghindari tabrakan, mobil yang ditumpangi Ali Mazi mendadak menghentikan mobil, sehingga mobilnya ditabrak dari belakang.

Setelah kejadian tabrakan, pihak Pantup bergerak cepat untuk mengamankan dan memastikan kondisi Ali Mazi.

“Jadi setelah diketahui asal kejadian tabrakan ini, pihak Patwal berusaha mencari solusi untuk kejadian ini, namun tidak diindahkan oleh Yayan dan berusaha kabur serta lepas tanggung jawab atas kejadian ini,” tuturnya.

Baca Juga:  Ali Mazi Dorong Percepatan Pemekaran Provinsi Kepton

“Akhirnya setelah diberi peringatan dan tidak diindahkan, pihak Patwal memberikan tembakan ke atas guna memberi peringatan kepada pengendara atas nama Yayan untuk menghentikan mobilnya dan menyelesaikan persoalan tabrakan ini,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Sultra, Kusnadi mengaku kesal akibat peristiwa yang melibatkan orang nomor satu di Sultra ini. Apalagi, karena kejadian itu dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab sehingga membuat gaduh di masyarakat.

“Saya rasa video yang disebar luaskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab ini menimbulkan polemik  berkepanjangan karena informasinya hanya didapat dari satu pihak dan itu tidak jelas kebenarannya,” tekannya.(b)

Penulis: Clara Sinthia
Editor: La Ode Muh. Faisal

NEWS FEED