oleh

Cegah Pengaruh Negatif, Umar Arsal Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, KOLAKA TIMUR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia daerah pemilihan Sulawesi Tenggara (Sultra), Umar Arsal (UA) kembali melakukan sosialiasi pemahaman empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara di Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), belum lama ini.

Pada kesempatan tersebut, UA menegaskan, untuk mencegah terjadinya pengaruh kehidupan yang negatif, empat pilar yakni Pancasila, UUD tahun 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika hendaknya dapat menjadi pegangan hidup dalam masyarakat berbangsa dan bernegara.

“Karena itulah kita harus cegah pengaruh negatif dengan melakukan pembekalan empat pilar kebangsaan ini,” kata UA.

Baca Juga:  UA Serahkan Bantuan Budidaya Madu Trigona di 8 Kelompok di Sultra

Menurut anggota Komisi IV DPR RI ini, persatuan dan kesatuan bangsa harus terpelihara dan diperjuangkan. Dengan harapan, agar negara terus jaya bersatu dalam ikatan NKRI.

“Agar kehidupan berbangsa semakin kuat, kita harusnya terlibat semua. Disamping memahami dan mengamalkan Pancasila, juga secara konsekwen menjaga nilai-nilai kebangsaan seperti UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,“ ujar kader partai Besutan SBY itu.

Pancasila sebagai idiologi mengikat bangsa Indonesia bisa diterima oleh semua golongan, dan segala lapisan masyarakat. Pancasila, kata dia, akan menjadi jati diri serta kepribadian yang akan memelihara keutuhan berbangsa.

Baca Juga:  Ramadhan 2018, Umar Arsal Siapkan 1000 Sembako Untuk Warga Kurang Mampu

“Menyadari Kebinekaan adalah bagaimana kita bertoleransi, saling menghargai perbedaan dan teposiliro atau tenggang rasa sebagai mana tertuang dalam butir-butir Pancasila,” tutupnya.

Kegiatan yang dilakukan bersama Rumah Aspirasi UA tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Lambandia, anggota DPRD Sultra dan sejumlah pemerhati pendidikan setempat.(b)

Penulis: Yeni Marinda
Editor: Mochammad Irwan

Komentar

NEWS FEED