oleh

Chandra Minta Hasriadin Diaudit

PENASULTRA.COM, WAKATOBI – Postingan Hasriadin, Pendamping Desa (PD) pemberdayaan di Kecamatan Wangiwangi Selatan yang memperlihatkan rekening berisi saldo senilai miliaran rupiah melalui akun facebook Hardha ternyata masih saja diperbincangkan.

Bahkan, salah seorang warga Desa Wungka, Candra Tasmin meminta Tenaga Ahli (TA) Kabupaten Wakatobi untuk mengaudit sejumlah barang milik Hasriadin.

“Saya kira penting untuk diaudit karena dalam pemberitaan sebelumnya itu disebutkan, mobil toyota rush, motor ninja dan rumah itu dibeli dan dibangunnya setelah dia menjadi PDP. Penting dilakukan audit guna menjawab pertanyaan publik,” kata Candra Tasmin, Jumat 22 November 2019.

Menurut Chandra, Hasriadin telah menjadi PDP sejak Januari 2018 dengan honor sebesar Rp4.450.000 perbulan. Ia menilai dengan gaji tersebut tak mungkin Hasriadin dapat membeli motor, mobil bahkan rumah dalam sekejap.

“Honornya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Lebih pun sedikit. Lalu dari mana fasilitas itu,” ujar Candra.

Selain PDP, kata aktivis disalah satu organisasi ekstra kampus di Wakatobi ini, ia tidak tahu pasti apa pekerjaan Hasriadin. Namun, penting baginya agar Hasriadin segera diaudit guna menjawab pertanyaan-pertanyaan publik selama ini.

Sebelumnya, Hasriadin pernah diberitakan karena telah mengunggah rekening berisi saldo senilai miliaran rupiah dan sebuah rumah. Unggahan di jejaring medsos Facebook tersebut bertuliskan “2020 pindah rumah”. Belakangan diketahui unggahan rekening dan rumah itu bersumber dari google dan bukanlah milik pribadinya.

Hasriadin alias Hardha juga diketahui memiliki mobil toyota rush, motor ninja dan membangun rumah di duga sejak dirinya menjadi PDP.

Penulis: Deni La Ode Bono
Editor: Yeni Marinda

Baca Juga:  Gubernur BI Sebut Konsep 3A Penting untuk Pengembangan Pariwisata Sultra

Baca Juga:  Ini Dia Penyebab Paceklik Rumput Laut Jenis Cottoni Di Wakatobi

NEWS FEED