oleh

Di Mubar, Ali Mazi Jadi Sangia Barakati dan Rajiun Mondolalo

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, MUNA BARAT –Berkunjung ke Muna Barat, Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi dianugerahi gelar adat Muna dengan sebutan Sangia Barakati. Sangia adalah sebutan bagi para pemimpin atau tokoh yang memiliki kelebihan. Sedangkan barakati adalah yang diberkahi. Gelar adat ini diberikan oleh tokoh tokoh adat Muna Barat, Selasa malam 9 Oktober 2018.

Ali Mazi mengaku bangga dan terharu dengan gelar adat. Katanya, Gelar adat merupakan kearifan lokal yang hampir punah.

“Hari ini para sesepuh dan bupati menguak kembali budaya dan kearifan lokal kita yang kini hampir punah. Saya sangat apresiasi ,” kata Ali Mazi saat menyampaikan sambutan pada acara Ramah tamah dan penganuhgerahan gelar adat dan syukuran atas pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra periode 2018-2020 di rangkaikan dengan hari ulang tahun (HUT) Mubar yang ke-4, di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Muna Barat (Mubar).

Baca Juga:  Belum Cukup Sebulan Kelar, 4 Titik Pekerjaan Drainase di Kusambi Roboh

Bukan hanya Ali Mazi tokoh adat Muna Barat juga menganugerahkan gelar adat pada Bupati Muna Barat, LM Rajiun Tumada dengan sebutan Sangia Mondolalo. Mondolalo adalah bahasa daerah Muna yang berarti ketangguhan batin atau jiwa kesatria.

“Ini rasa hormat kami dan kebahagiaan telah menerima gelar ini. Saya juga kaget karena diberikan gelar ini. Ini berarti mereka memikirkan bupati kesanyangannya. Terimakasih kepada semua tokoh adat telah memberikan kami gelar adat ,” kata Rajiun mengapresiasi.

Baca Juga:  Masyarakat Liangkobori Harap Bupati Muna Selanjutnya Peduli dengan Perbaikan Jalan

Menurutnya gelar tersebut merupakan sebuah bentuk kemuliaan bagi para pemimpin. Ini patut dihargai.

Rajiun juga mengapresiasi kunjungan Ali Mazi di Mubar sesuai janjinya. Rajiun menilai Ali Mazi sangat konsisten dengan janjinya. Ia berharap agar Ali Mazi bisa memimpin Sultra ke arah yang lebih baik.(b)

Penulis: Yeni Marinda
Editor: Kas

NEWS FEED