oleh

Dinas Ketahanan Pangan Muna Kembangkan Pertanian Hidroponik

PENASULTRA.COM, MUNA – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muna merintis Obor Pangan Lestari (Opal) alias penerangan pangan yang berkelanjutan dengan pertanian sistem hodoponik di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pengan.

“Kami sengaja buat di halaman kantor, sebagai percontohan. Ini salah satu metode pemanfaatan pekarangan kosong dan kecil khususnya wilayah perkotaan kita pake metode hidroponik,” ungkap Mowik Maniasa, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan.

Mantan Camat Lohia ini mengatakan, adapun yang dapat ditanam pada Opal ini adalah berbagai jenis sayur-sayuran, seperti sawi, bayam, seledri, tomat dan jenis sayuran lainnya.

Baca Juga:  Masyarakat Wakatobi Diajak Pertahankan Pangan Lokal

Untuk biaya pembuatan Opal ini sambungnya, berkisar Rp 5 jutaan perunit. Satu unitnya itu ada lima susun pipa paralon sebagai wadah tanam yang dapat ditanami puluhan jenis sayuran serta satu unit mesin pompa air sebagai pengatur sirkulasi air.

“Kita harapkan dengan adanya pengembangan Opal di masyarakat, utamanya buat para ibu rumah tangga dapat memanfaatkan lahan kosong dan mengisi waktu luangnya untuk yang lebih bermanfaat. Jika ini berjalan seperti yang dicanangkan, maka kebutuhan akan sayur dan kebutuhan dapur lainnya akan terpenuhi dan dapat mengurangi pengeluaran belanja sehari-hari,” terangnya.

Baca Juga:  Dinas Ketapang Wakatobi Terapkan Empat Pelayanan Dasar Manfaatkan SDPL

“Dan sayur yang dikonsumsi kita lebih tau kualitasnya, karena kita yang tanam sendiri,” pungkas Mowik.(b)

Penulis: Sudirman Behima
Editor: Kas

NEWS FEED