oleh

Dr Mohamad Salam Dukung Penuh Kebijakan Kemendikbud Terkait Pilrek UHO

PENASULTRA.COM, KENDARI – Saat ini proses Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari telah memasuki tahapan verifikasi penetapan Bakal Calon (Balon). Namun, dalam proses tersebut terdapat sejumlah polemik dan permasalahan yang muncul.

Hal itu seiring dengan keluarnya surat rekomendasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) tentang pencoretan nama Prof Muh Zamrun Firihu sebagai bakal calon (Balon) rektor UHO periode 2021-2025.

Rekomendasi tersebut tertuang dalam surat nomor: 0263/E.E4/KP.07.00/2021 tanggal 15 April 2021 tentang tindak lanjut pengaduan masyarakat yang diteken Dirjen Dikti Kemendikbud, ditujukan kepada Ketua Senat UHO.

Dirjen Dikti Kemendikbud meminta kepada Ketua Senat UHO untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut, meninjau kembali keputusan senat sesuai notula rapat senat UHO pada 21 Maret 2021 dalam rangka penetapan balon rektor UHO.

Menanggapi hal itu, salah satu Bakal Calon Rektor UHO Periode 2021-2025, Dr Mohamad Salam menyatakan sikap mendukung penuh kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi berkaitan dengan proses pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo Periode 2021-2025.

Wakil Dekan I FKIP UHO itu juga mengajak kepada seluruh Sivitas Akademika UHO dan stake holders se Sulawesi Tenggara (Sultra) agar menjaga atmosfir kampus yang kondusif untuk penyelenggaraan kegiatan tridharma perguruan tinggi.

“Citra baik dan marwah UHO sebagai Lembaga Ilmiah harus menjadi tujuan kita Bersama”, tegas Mohamad Salam, Jumat, 23 april 2021.

Olehnya itu, kata Salam, proses pelaksanaan pemilihan Rektor UHO harus tetap berjalan sesuai dengan aturan dan jadwal yang telah ditetapkan dengan tetap melakukan konsultasi dengan Pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Penulis: Husain

Komentar

NEWS FEED