oleh

IZI Sultra Beri Bantuan Lapak Kepada Para Penjahit Sepatu di Kendari

-Pena Kendari-177 views

PENASULTRA.COM, KENDARI – Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Kantor Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali melaksanakan program keluarga tangguh berbasis pemberdayaan ekonomi.

Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan prekonomian para keluarga dhuafa yang menjadi tulang punggung keluarga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sasaran program kali ini adalah para tukang SOL/Penjahit (sepatu, sendal dan tas) yang ada di wilayah Pasar Panjang, Jalan Sorumba, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-wua, Kota Kendari.

Para penerima manfaat adalah para penjahit sepatu, sendal dan tas yang sudah menjalankan usaha tersebut selama bertahun-tahun, bahkan sebagian diantara mereka sudah menjalankan usahanya selama puluhan tahun sebagai pekerjaan utamanya.

Bantuan lapak dari IZI Sultra yang diberikan kepada penjahit sepatu/sandal. (Foto: Istimewa)

Kepala kantor Perwakilan IZI Sultra, Ramli, menyampaikan bahwa bantuan lapak kali ini merupakan bantuan berbasi ekonomi pertama melalui program keluarga tangguh (PKT). Program ini adalah salah satu upaya IZI Untuk meningkatkan prekonomian masyarakat dhuafa dan bentuk support IZI dalam mempercepat pemulihan Ekonomi di masa pandemi di wilayah Sulawesi Tenggara.

“Saya sampaikan bahwa bantuan lapak kali ini adalah program berbasis ekonomi pertama yang sasaran penerima manfaatnya adalah tukang SOL. Ini adalah bentuk upaya kami di IZI dalam membantu meningkatkan prekonomian masyarakat dhuafa dan upaya mempercepat proses pemulihan ekonomi masyarakat sulawesi tenggara di masa pandemi” ucapnya.

Lebih lanjut ia menegaskan kepada penerima manfaat bahwa bantuan lapak ini adalah hasil dari dana Zakat Infak dan Sedekah (ZIS) yang di salurkan melalui IZI Sultra. Ramli berharap agar penggunaan bantuan ini dapat maksimal.

“Kami berharap penggunan lapak ini dapat maksimal dan benar-benar membantu para peneriman manfaat. Terakhir kami memohon doa agar banyak lagi pelaku usaha SOL supatu yang dapat terbantu”,t tutupnya.

La Ode Halisa (52), salah satu penerima manfaat yang sudah menjalankan usahanya tersebut  selama 12 tahun. Ia awalnya menjalankan jasa SOL/menjahit sepatu tersebut di wilayah Pasar Baru, namun setelah kondisi pasar sepi akhirnya Ia harus pindah ke wilayah Pasar Panjang.

“saya bekerja begini sudah lebih 10 tahun, mulai dari tahun 2009  di Pasar Baru waktu itu masih rame-ramenya, tapi setelah mulai sepi saya carimi tempat disini sampai sekarang”, kata pria paruh baya itu.

Ia mengungkapkan bahwa baru kali ini ia mendapatkan bantuan berbasis ekonomi yang diberikan kepada para penjahit sepatu. Ia pun berterima kasih Kepada IZI Sultra atas bantuan berbasis ekonomi ini. Selain itu, ia juga berharap semoga akan banyak lagi orang yang merasakan bantuan seperti ini terutama para tukang SOL sepatu sepertinya.

“Saya bersyukur sekali bisa dapat bantuan seperti ini, sudah 10 tahun lebih saya menjahit sepatu baru kali ini saya dapat bantuan begini. Saya sangat berterima kasih kepada IZI yang sudah peduli dengan kondisi kami dan tempat usaha kami”, pungkasnya.

Editor: Husain

Komentar

NEWS FEED