oleh

Jika Lolos Uji Coba, Ring Road di Mubar Gunakan Aspal Buton

PENASULTRA.COM, MUNA BARAT – Jika sebelumnya Pemerintah Daerah (Pemda) Muna Barat (Mubar) bersama PT Perkasa Bangun Mandiri melakukan uji coba kualitas Aspal Cold Paving Hot Mix Asbuton (CPHMA) tahap pertama di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Tiworo Tengah pada Senin 4 Februari 2019 lalu, kini Aspal CPHMA yang rencananya bakal digunakan sebagai meterial pengaspalan Ring Road Laworo tersebut kembali diuji (tahap kedua) ditempat yang sama, Jumat 15 Maret 2019.

Saat menyaksikan langsung uji coba, Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mubar Karimin, mengatakan, uji coba dengan panjang 60 meter dan lebar 4,5 meter tersebut sudah memenuhi standar dan layak.

“Jika ini layak, maka akan direkomendasikan untuk kami gunakan nantinya. Itupun sebaliknya kalau kita lihat dalam jangka waktu tertentu tidak layak tentu kita tidak merekomendasikan untuk tidak menggunakannya,” ungkap Karimin saat ditemui lokasi uji coba.

Baca Juga:  DPRD di Mubar Dinilai Tidak Berguna, Plang Kantornya Dicabut Massa

Ia menilai, Aspal CPHMA memiliki kelebihan yang tidak dimiliki jenis aspal lainnya. Sebab, untuk penghamparannya tidak memandang suhu dingin maupun panas dengan kualitas tetap terjaga.

“Sebagai contoh lapisan pertamanya saja yang sudah berjalan sekitar dua bulan lalu, hingga sekarang tidak ada perubahan masih tetap mulus. Semoga ini menjadi aspal yang berkualitas dan kita akan gunakan nantinya di jalan lingkar Mubar,” terangnya.

Ditempat yang sama, Manager Marketing dan Tekhnik PT Perkasa Bangun Mandiri, Muhamad Yusuf Behima menuturkan, kebutuhan akan aspal minyak di Indonesia makin lama kian meningkat sehingga banyak impor dari Singapura.

Menurutnya, CPHMA yang aspalnya berasal dari Buton, segi kualitas bisa bersaing dari aspal minyak dari Singapura.

Baca Juga:  Di Mubar, Ali Mazi Jadi Sangia Barakati dan Rajiun Mondolalo

“Sekarang tinggal masalah bagaimana meramunya. Dan dari dulu dibilang aspal Buton jelek, itu karena belum ketemu cara meramu dan aplikasinya hingga bisa menjadi aspal yang berkualitas. Jika aspal Buton dikerja bagus dia dapat bertahan lama dan tidak kalah saing,” terang dia.

Lebih lanjut Yusuf membeberkan, CPHMA dan aspal minyak, sebelumnya pernah diuji bersebelahan di jalan Tol Cipularang pada 2015 silam dan alhasil hingga saat ini CPHMA kualitasnya masih bagus dari aspal minyak asal Singapura. Kalau uji coba kali ini berhasil, CPHMA bakal digunakan sebagai pengaspalan Ring Road Laworo.

“Ini bukti Pemda Mubar sangat memperhatikan kebutuhan masyarakatnya dari segi infrastruktur jalan. Dan Bupati Mubar tidak main-main soal itu karena dia pake aspal kelas nasional,” pungkasnya.(b)

Penulis: Sudirman Behima/Zulfikar
Editor: Ridho Achmed

NEWS FEED