oleh

Kapus Kabangka Cairkan Dana BOK Tanpa Sepengetahuan Bendahara

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, MUNA – Bendahara Puskesmas Kecamatan Kabangka, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Siti Amina menduga Kepala Puskesmas (Kapus), Kamarullah telah menyalahi prosedural dalam mencairkan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) anggaran triwulan ketiga tahun 2018.

Ia mengaku kaget. Pasalnya pencairan dana bantuan yang bersumber dari Kementerian Kesehatan RI, yang diperuntukkan buat pegawai di Puskesmas itu, dicairkan sendiri oleh Kamarullah tanpa sepengatahuan dirinya.

“Saya kaget, tiba-tiba ada pencairan BOK triwulan tiga tanpa melalui saya sebagai bendahara,” ungkap Amina via telpon seluler, Jumat 23 November 2018 malam.

Baca Juga:  Soal Pencairan BOK, Kapus Kabangka Bakal Polisikan Bendaharanya

Menurut wanita berhijab itu, mestinya dalam melakukan proses pencairan dana harus ada stempel, slip dari bendahara, kemudian dicairkan ke bank yang sudah ditunjuk.

“Harusnya poses itu melalui saya, karena harus ada stempel baru bisa pencairan,” ucapnya.

Amina menduga kuat, Kamarullah telah melakukan manipulasi stempel atau membuat stempel duplikat agar dana BOK dapat dicairkan tanpa dirinya sebagai bendahara yang telah ditunjuk  melakukan proses pencairan.

“Kami duga, Kapus bikin stempel baru,” tudingnya.

Baca Juga:  Soal Pencairan BOK, Kapus Kabangka Bakal Polisikan Bendaharanya

Parahnya lagi, kata wanita dua anak itu, setelah dananya cair, Kepala Puskesmas dibantu koleganya membagi-bagikan dana kurang lebih Rp100 juta kepada pegawai Puskesmas Kabangka dengan cara menyambangi di kediamannya masing-masing. Dan itu juga tanpa sepengatahuannya.

Takut timbul masalah pada dirinya dikemudian hari, Amina mengaku bakal melaporkan tindakan Kamarullah ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Muna.

“Secepatnya saya akan laporkan hal ini ke Dinkes, karena jangan sampai saya dijebak,” pungkasnya.(b)

Penulis: Sudirman Behima
Editor: La Ode Muh. Faisal

NEWS FEED