oleh

Kembangkan Ekonomi Syariah, BI Dorong Kewirausahaan Pesantren

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, KENDARI – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) mendorong pengembangan ekonomi syariah untuk meningkatkan kemandirian ekonomi kewirausahaan di pesantren.

Hal tersebut terbukti saat BI mengadakan pelatihan kewirausahaan dan kemandirian Pesantren Sultra di Same Hotel, Selasa 28 Agustus 2018.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara (Sultra), Minot Purwahono mengatakan, pesantren di Sultra diharapkan bisa mandiri secara ekonomi melalui pengelolaan dana yang profesional serta melalui tata kelola yang baik dan juga perluasan dan pendalaman unit usaha.

“Ini sangat penting, mengingat pesatnya pertumbuhan keuangan syariah di dunia. Sehingga pesantren menjadi sasaran utama dalam pengembangan ekonomi syariah,” kata Minot Purwahono, dalam kegiatan pelatihan kewirausahaan dan kemandirian Pesantren di Same Hotel Kendari, Selasa 28 Agustus 2018.

Baca Juga:  Maret 2018, Jumlah Penduduk Miskin di Sultra Berkurang

Pada pelatihan yang digelar BI selama tiga hari itu, pihaknya kata Minot, mengundang tiga pemateri dari Pondok Pesantren yang telah banyak mendririkan usaha.

“Ada dari Pesantren Sidogiri di Pasuruan Jawa Timur yang punya salah satu usahanya mengelola sampah dan sukses dalam usaha perdagangan/pertokoaan. Nurul Iman di Bogor punya 32 jenis usaha serta Pesantren Al-Itifaq Bandung sukses dengan usaha pertaniannya,” ucapnya.

Misalnya pesantren bergerak di bidang pertanian tentunya harus perlu ada pendalaman pertanian. Dan juga literasi keuangan agar santri yang sudah lulus nanti bisa familiar dengan kegiatan perbankan.

“Ini pelatihan yang pertama di Sultra, namun didaerah lain sudah pernah dilakukan oleh BI ,” tambanya.

Baca Juga:  TPID Sultra Pantau Stok Bahan Pokok Jelang Idul Adha

Meski pelatihan ini hanya menghadirkan 19 Pondok pesantren saja, namun berikutnya, BI Sultra akan kembali menggelar pelatihan serupa lagi agar semua pesantren bisa terjangkau.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat. Dan kami harapkan semua pesantren di Sultra yakni 90 pondok pesantren bisa ikut semua ,”tutupnya.

19 pondok pesantren peserta pelatihan kali ini tersebar di sembilan kabupaten di Sultra yakni, Kabupaten Konawe, Kolaka Timur (Koltim), Kolaka, Muna, Buton, Muna Barat (Mubar), Buton Utara (Butur), Kota Baubau serta Kota Kendari.

Dalam pelatihan turut hadir pihak Kanwil Kemenag Sultra, OJK dan pihak Kampus IAIN.(b)

Penulis: Yeni Marinda
Editor: Kas

Komentar

NEWS FEED