oleh

Kena Pelebaran Jalan, Rumah Wa Ode Ntata Nyaris Rubuh

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, MUNA – Proyek pelebaran jalan Sutan Sahrir tepatnya poros Palangga-Wapunto, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna menyisahkan luka bagi masyarakat setempat.

Salah satunya Wa Ode Ntata (53) warga Kelurahan Wapunto. Ia mengaku, akibat pengerjaan jalan tersebut, rumah miliknya yang berada dibukit tepian jalan nyaris rubuh. Sebab, bebatuan dan tanah sebagai penyangga rumahnya dikeruk oleh pihak kontraktor. Sehingga sebagian badan rumah sudah tidak berlantai lagi.

Wanita paruhbaya itu sangat kawatir, rumah yang dihuninya dari berpuluh tahun silam bersama keluarga kecilnya bakal rubuh apalagi musim penghujan seperti saat ini.

Baca Juga:  Tepis Tudingan Merambah Hutan, Kades Kabangka Janji Ungkap Pelakunya

“Saya tidak taumi mau bilang apa lagi, saya tinggal tunggu rubuhnya saja rumahku kasian,” keluhnya pada awak Penasultra.com belum lama ini.

Mirisnya lagi, ganti rugi lahan yang dijanjikan oleh pihak kontraktor bak “isapan jempol” belaka. Pasanya La From sebagai kontraktor proyek tersebut sudah tidak diketahui rimbahnya.

“Saya berapa kali ke rumahnya (kontraktor) tidak pernah ada. Saya hubungi nomor HP yang pernah dikasikan, juga tidak aktifmi,” kesalnya.

Baca Juga:  Pelamar CPNS di Muna Capai 1.743 Orang

Ia berharap kepada pemerintah setempat dapat membantu mencari solusi untuk keluhannya ini. Tidak tinggal diam dan tutup mata melihat fenomena tersebut.

“Saya berharap pemerintah dapat membantu. Kasian kita ini sudah miskin tambah miskin,” tutupnya dengan nada kesal.

Pantauan awak Penasultra.com, rumah milik Wa Ode Ntata sudah sangat memprihatinkan dimana saat ini keluarganya hanya menempati bagian dapur rumah yang sedikit aman dan jauh dari tebing.(b)

Penulis: Sudirman Behima
Editor: Bas

NEWS FEED