oleh

Listrik Padam, Penyerahan KUA-PPAS Konkep Diterangi Senter HP

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, KONAWE KEPULAUAN – Meski listrik di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) mengalami pemadaman bergilir, namun tak menyurutkan langkah dua lembaga pemerintahan di pulau Wawonii untuk melaksanakan tugasnya, Senin, 17 September 2018.

Terbukti, dalam kondisi tersebut, Wakil Bupati Konkep Andi Muh Lutfi dan Wakil Ketua DPRD Konkep, Jaswan masih tetap kompak.

Lutfi terlihat menggunakan lampu senter handphone (HP) miliknya menerangi Jaswan saat membacakan susunan kegiatan dalam acara penyerahkan dokumen Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan tahun 2018 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konkep.

Penyerahan dokumen yang merupakan cikal bakal Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan 2018 ini berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Konkep. 11 dari 20 anggota DPRD Konkep nampak hadir. Sedangkan sembilan anggota dewan lainnya tengah berada diluar daerah.

Baca Juga:  Soal Asrama Mahasiswa Wawonii, Ini Penjelasan Bupati Amrullah

“Patut kita sadari tuntutan kebutuhan dan permintaan masyarakat yang mengemuka dalam proses penyusunan KUA-PPAS Perubahan 2018 belum seluruhnya terakomodasi, karena adanya keharusan untuk menerapkan skala prioritas demi menjamin kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah,” kata Andi Muh Lutfi dalam pemaparannya.

Ia menyebut, prioritas pembangunan pada 2018 ini yakni infrastruktur sarana, pelayanan pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan dan kedaulatan pangan, serta sosial dan kebudayaan.

Baca Juga:  Pastikan Kelengkapan Administrasi, Pansus DPRD Konkep Panggil PT GKP

“Ada juga lingkungan hidup, SDM pedesaan dan perkotaan, revolusi mental dan tata kelola pemerintahan, pariwisata dan ketertibaan dan ketentraman umum,” sambung Lutfi.

Secara keseluruhan, kata dia, target pendapatan daerah sebelum perubahan pada tahun anggaran 2018 sebesar Rp519,94 miliar dan setelah perubahan sebesar Rp520,93 miliar atau naik sekitar 1,00 persen.

“Kenaikan pendapatan pada perubahan APBD 2018 disebabkan oleh adanya kenaikan pada komponen pendapatan asli daerah sebesar 1,10 persen,” jelasnya.(b)

Penulis: Nanang Sofyan
Editor: Ridho Achmed

NEWS FEED