oleh

LSM Pukat: Kontribusi PAD Sektor Tambang di Sultra Sangat Minim

PENASULTRA.COM, KENDARI – Direktur Pusat Kajian dan Advokasi Tambang (Pukat) Sultra, Muhamad Amsar mengatakan sektor pertambangan di Sulawesi Tenggara tidak mempengaruhi peningkatan ekonomi masyarakat. Kontribusi sektor ini pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), sangat minim.

“PAD Sultra masih dominan pajak kendaraan, rumah ,dan lainya,” ucap Amsar pada wartawan, Senin 31 Desember 2018.

Baca Juga:  BCA Kendari Pamerkan Kain Tenun Khas Sultra

Amsar menilai, minimnya kontribusi sektor tambang terhadap PAD karena banyaknya pemilik izin Usaha Perusahaan (IUP) Pertambangan di Sultra yang tidak menunaikan kewajibannya terhadap daerah. Perusahaan tambang itu kata Amsar, hanya mengambil keuntungan dengan mengeruk kekayaan alam di Sultra dan menyisa kerusakan lingkungan.

Baca Juga:  Surunuddin Minta Pemprov Sultra Evaluasi IUP di Konsel

Untuk itu, LSM Pukat kata Amsar, akan menuntut sejumlah perusahaan tambang yang diduga kuat tidak memenuhi kewajibannya terhadap daerah.

“Dalam waktu dekat kami akan rapat terkait permasalahan ini, tak menutup kemungkinan kami akan somasi perusahaan yang melalaikan kewajibannya kepada pemerintah maupun masyarakat,” tutupnya.(b)

Penulis: Zulkarnain
Editor: Yen

NEWS FEED