Mahasiswa dan Pemuda Konut Tegas Mendukung Kehadiran KSO-MTT di WIUP PT Antam

Pena Daerah250 views

PENASULTRA.COM, KONUT – Berusaha serta berpartisipasi secara proaktif membangun daerah dan negara melalui berbagai upaya dan usaha yang dilakukan merupakan sebuah kewajiban bagi yang sadar sebagai penerus bangsa ini.

Memenuhi kebutuhan ekonomi melalui usaha yang tangguh, sehat, dan dinamis merupakan salah satu jalan untuk menopang kemajuan daerah yang di maksud. Berupaya memanfaatkan Sumber daya Alam (SDA) Dan Sumber daya Manusia (SDM) secara beradab dalam rangka meningkatkan kemakmuran, memberantas kemiskinan, mengokohkan persatuan dalam rangka memantapkan ketahanan nasional dalam perubahan iklim ekonomi yang dinamis merupakan hal yang perlu dipersiapkan.

Setelah melihat, mendengar, dan mempelajari peluang serta potensi daerah ada pada kekayaan nickel, maka investasi pada sektor tersebut wajib mendapatkan perhatian khusus dari kaum intelektual mahasiswa Konawe Utara.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Komite Mahasiswa Konut dan Kordinator Lembaga Mitra Koalisi Lembaga Pengusaha Lokal Konawe Utara (Konut) Iksan Binsar saat menghadiri konferensi pers Koalisi Lembaga Pengusaha Lokal Kabupaten Konut pada salah satu hotel di Kendari, Senin, 28 Maret 2022.

Iksan Binsar mengatakan Kerja Sama Operasional Mandiodo,Tapumea, Tapunggaya (KSO-MTT) merupakan perusahaan yang secara resmi sedang beraktivitas mengelola SDA di Konut Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) PT Antam Tbk.

“Kehadiran KSO-MTT di WIUP PT Antam menjadi perhatian khusus masyarakat dan mahasiswa Konawe Utara sebab selama bertahun-tahun di ketahui bahwa di wilayah tersebut menjadi objek perselisihan karena terjadinya tumpang tindih IUP antara PT Antam vs 11 IUP, “ujarnya Selasa, 29 Maret 2022.

Sesuai beberapa putusan Mahkamah Agung (MA) secara jelas dan tegas bahwa PT Antam Tbk adalah pemegang IUP yang resmi dari wilayah yang bersengketa.

“PT Antam Tbk yang kembali hadir melalui KSO-MTT untuk mengelola SDA Konawe Utara langsung nenunjukkan kontribusi uang jelas dan signifikan, “jelasnya

Hal tersebut dapat dilihat dari ruang yang terbuka lebar bagi pengusaha lokal untuk ikut serta terlibat dalam usaha-usaha yang di lakukan seperti misalnya, memberikan lahan tersendiri bagi Konsorsium Pengusaha Tambang Nickel Konawe Utara (KOPTAN Konut) yang di dalamnya adalah puluhan kontraktor lokal yang selama ini sulit mendapatkan ruang untuk terlibat secara langsung mengelola kekayaan yang ada di Konawe Utara.

Tidak hanya itu, KSO-MTT juga memberikan ruang pekerjaan kepada Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia Konawe Utara (APBMI-Konut) yang mana di ketahui dalam APBMI-Konut terdapat ratusan pengusaha bongkar muat lokal sehingga jelas memberikan dampak positif yang begitu besar terhadap masyarakat Konawe Utara.

Tidak hanya itu, KSO-MTT juga turut serta dalam membantu perbaikan infrastruktur desa dan mesjid-mesjid di lingkar tambang, memperdayakan guru-guru ngaji, serta aktif pada kegiatan sosial-spiritual yang di lakukan masyarakat lingkar tambang.

Sementara itu, pada aspek pendidikan KSO-MTT juga langsung memberikan dampak positif kepada mahasiswa, perusahaan memberikan bantuan kepada mahasiswa berupa tempat tinggal bagi yang tidak memiliki kos-kosan, menyediakan sekretariat mahasiswa yang lengkap dengan fasilitas belajar seperti WiFi, komputer, printer dan lain-lain. “Dan itu semua di berikan sebelum KSO-MTT melakukan aktivitas pertambangannya di Konawe Utara,” sambungnya.

“Belum berkegiatan saja, sudah banyak manfaatnya. Apalagi jika perusahaan sudah berjalan? pasti manfaatnya jauh lebih besar, “tambahnya.

“Maka berdasarkan diskusi, kajian, serta observasi langsung di masyarakat kami menyimpulkan bahwa dengan tegas kami mendukung kehadiran KSO-MTT di Konawe Utara,” tegasnya.

Penulis: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *