oleh

Merasa Difitnah, Ketua Demokrat Muna Polisikan Kadernya

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, KENDARI – Ketua Partai Demokrat Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara, LM Taufan Alam, melaporkan dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan kadernya Maskar Munahir ke Polda Sultra.

Laporan polisi Ketua Demokrat Muna ini dilayangkan tertanggal 19 Agustus 2018 dengan nomor B/513/IX/2018/Dit Reskrim Polda Sultra. Taufan Alam merasa nama baiknya dicemarkan dengan pernyataan Maskar Munahir di media online yang menyudutkan dirinya.

Menanggapi laporan ini, Maskar Munahir mengaku sudah siap mengadapi semua resiko dari pernyataanya.

Baca Juga:  Faktanya, Pertanian Masih Menjadi Tumpuan Perekonomian di Muna

Ia mengaku sudah menemui panggilan penyidik Subdik II Tipideksus Dit Reskrim Polda Sultra atas aduan anggota DPRD Sultra itu, Jumat, 21 September 2018.

“Saya sudah penuhi panggilan Polda. Saya punya data pembicaraan dengan Taufan Alam. Saya tidak mungkin menuduh atau memfitnah orang lain jika saya tidak alami,” jelas Maskar Munahir.

Aduan Ketua Demokrat Muna ke Polda Sultra ini dinilai sebagai bentuk penzaliman baru untuk dirinya.

“Saya sudah dizalimi berkali kali. Oleh Taufan Alam. Kali ini saya lawan,” tukas Maskar Munahir.

Baca Juga:  Bidik Senayan, YSA Optimis Raih Suara Terbanyak di Kepulauan

Kasus ini bermula saat Maskar Munahir menyebut ada mahar dalam proses rekrutmen caleg partai Demokrat Muna. Melalui media online Maskar menyebut Taufan Alam meminta sejumlah uang agar diloloskan sebagai Caleg Demokrat Muna. Namun Maskar Munahir tidak memenuhi permintaan tersebut hingga dia dicoret dari daftar celeg Demokrat dapil VI Muna (a).

Penulis: Edi Sartono
Editor: Kas

NEWS FEED