oleh

Paripurna KUA PPAS 2019, Aleg Gerindra Walk Out

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, WAKATOBI – Anggota legislatif (Aleg) Hj Erniwati Rasyid dari partai Gerindra memilih Walk Out (WO), dari rapat paripurna penetapan jadwal tahapan pembahasan KUA PPS 2019, Sabtu, 8 September 2018.

Erniwati Rasyid menegaskan, alasannya WO karena Pemkab Wakatobi tidak konsisten menjalankan roda pemerintahan dalam mengakomodir kepentingan rakyat.

“Di luar tanggung jawab saya sebagai wakil rakyat, saya ingin di pembahasan APBD itu harus berjalan sesuai mekanisme yang ada. Hasil reses kami belum diakomodir di KUA PPS. Jadi alangkah sedihnya saya sebagai wakil rakyat jika usulan rakyat tidak diprioritaskan”, tegasnya di gedung DPRD Wakatobi, Sabtu, 8 September 2018.

Baca Juga:  Akhirnya, Dewan Wakatobi Jadwalkan Pelantikan PAW 5 Kader PAN

Erniwati menyebut, usulan rakyat yang tidak diakomodir Pemda dalam KUA PPS salah satunya jembatan titian di Desa Numana.

“Saya heran dalam nomenklatur KUAPPS usulannya diakomodir. Namun, dalam dokumen rancangan itu tidak ada,” ucapnya.

Selain itu, Ketua DPC Gerindra Wakatobi ini mengatakan, masalah K2 yang telah disepakati bersama dalam APBD-P lagi-lagi tidak diakomodir Pemkab Wakatobi.

“Kesepakatan Pemda dan DPRD merupakan hal yang penting bagi saya. Tapi kenapa dicederai begitu saja. Itu yang tidak bisa dijawab Pemda sampe hari ini. Saya sangat kecewa sebagai wakil rakyat”, ucapnya.

Baca Juga:  PAW Lima Aleg PAN Wakatobi Dihambat Sekwan?

Aksi WO Erniwati yang juga ketua fraksi gabungan PPP, Gerinda, Golkar (Persatuan Indonesia Berkarya) mengakibatkan, rapat paripurna sempat tertunda beberapa menit karena tidak memenuhi quorum.

Rapat paripurna dapat berjalan kembali setelah ada tambahan anggota dari fraksi PDIP.

Dewan menyepakati untuk pembahasan KUAPPS 2019 perlu dibentuk Panja sebagai salah satu bentuk pengawasan Dewan terhadap Pemda dalam pembahasan KUAPPS.(b)

Penulis: Deni La Ode Bono
Editor: Kas

Komentar

NEWS FEED