oleh

Pemda Bombana Gandeng LPPM UHO Kaji Pengembangan Budaya Tradisional

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, BOMBANA – Pemerintah Kabupaten (pemkab) Bombana, lewat Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) menjalin kerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Haluoleo (UHO).

Kepala Balitbang Kabupaten Bombana, Anisa Sri Prihatin mengatakan langkah yang dibangun ini bertujuan untuk mengkaji berbagai budaya tradisional daerah Wonua Bombana sehingga bisa terkenal.

“Kenapa tidak kita kembangkan seperti daerah lain. Apalagi daerah Bombana sangat banyak budaya tradisional yang perlu dikembangkan seperti seni musik bambu, ore ore, tarian lulo, lumense, dan masih banyak lagi,” kata Anisa, Jumat 21 Februari 2019.

Baca Juga:  Pembangunan Pasar Poleang Bombana Bakal Habiskan Rp40 Miliar

Kata dia, pemerintah daerah saat ini terus berupaya melakukan berbagai cara untuk mengkaji berbagai budaya tradisional dengan bekerja sama LPPM UHO.

Sementara itu pemateri dari LPMP UHO, Prof. H. Anwar Hafid menilai bahwa budaya Bombana jika tidak dikembangkan maka bisa jadi ditinggal sejarah. Olehnya dengan dilakukan berbagai dalam mengembangkan budaya lokal, dengan sendirinya bisa diketahui oleh kaum milenial secara umum.

Baca Juga:  Pembangunan Pelabuhan Penyebrangan Fery di Kabaena Hanya Pajangan?

“Agar pengkajian budaya itu bisa diketahui oleh masyarakat, maka langkah yang diambil oleh Pemda Bombana sudah sangat tepat dengan melakukan kerjasama dengan LPMP UHO dalam pengembangan sejarah kebudayaan,” jelas Anwar.(b)

Penulis: Zulkarnain
Editor: Bas

NEWS FEED