KENDARI – Ribuan masyarakat suku Muna memadati Lapangan Eks MTQ Kota Kendari dalam kegiatan Silaturahmi Akbar Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara, Minggu, 19 Juni 2026.
Kegiatan perdana tersebut mengusung tema “Merajut Persaudaraan, Melestarikan Adat dalam Semangat Kawunaha yang Luhur Menuju Indonesia Emas 2045”. Selain sebagai ajang mempererat tali persaudaraan, acara ini juga menjadi wadah pelestarian budaya dan tradisi masyarakat Muna.
Dihadiri Pejabat dan Tokoh
Silaturahmi akbar itu dihadiri Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, Wali Kota Kendari, jajaran Forkopimda Sultra, Forkopimda Kota Kendari, Danrem 143/HO, Wakapolda Sultra, para akademisi, serta berbagai tokoh masyarakat dan adat.
Beragam atraksi budaya turut memeriahkan kegiatan, mulai dari _Haroa Bhalano, perkelahian kuda, modero_, tarian _lulo_, _linda_, hingga penyajian makanan khas Muna.
Pecahkan Rekor MURI 1.228 Dulang
Daya tarik utama kegiatan adalah penyajian 1.228 dulang makanan khas Muna yang dinikmati bersama oleh seluruh peserta. Penyajian kuliner tradisional dalam jumlah tersebut berhasil mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Rekor ini menjadi simbol kuatnya semangat kebersamaan dan pelestarian budaya masyarakat Muna.
Komitmen Perkuat Persaudaraan dan Pembangunan
Ketua KKMM Sultra, La Ode Darwin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya mempererat silaturahmi dan memperkuat hubungan persaudaraan masyarakat Muna yang tersebar di Sulawesi Tenggara.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan sekaligus menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur,” ujarnya.
Darwin yang juga menjabat Bupati Muna Barat itu menegaskan, KKMM Sultra berkomitmen bersinergi mendukung program pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.
“Kami berharap KKMM Sultra dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan Sulawesi Tenggara. Karena itu, kami siap bersama-sama Gubernur membangun Sulawesi Tenggara,” katanya.
Ia juga berharap Pemerintah Provinsi Sultra memberikan perhatian kepada masyarakat Muna, termasuk dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintah daerah.
“Kami berharap Bapak Gubernur memberikan perhatian kepada kami dalam memaksimalkan tugas-tugas kami untuk memperhatikan masyarakat Muna yang ada di Sulawesi Tenggara,” pungkasnya.(red)












