oleh

Seorang Gadis Ditemukan Tergeletak di Jalan, Saksi Ngaku Lihat Hal Ini

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, WAKATOBI – Warga Kabupaten Wakatobi dihebohkan penemuan seorang gadis tergeletak di tepi jalan by pass Marina dalam keadaan tidak sadarkan diri, Sabtu 30 Maret 2019 sekitar pukul 24.00 Wita.

Adalah Lusi (18), remaja suku Bajo dari Desa Nalayan Bakti, Kecamatan Wangiwangi Selatan yang menghembuskan nafas terakhirnya setelah dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 05.00 Wita.

Sebelum kejadian, sekitar pukul 23.00 Wita, Rekan Lusi, NS (16) mengaku, ia bersama TR (13) dan korban serta tiga teman pria sebaya yang baru saja dikenalnya sedang bermalam mingguan di Marina.

Tidak lama setelah ketiga pasangan remaja itu bercerita, tiba-tiba Lusi meminta pria SL untuk mengantarnya pulang sembari menarik tangan SL. Lalu, Lusi dan SL meninggalkan kedua pasang rekannya.

Baca Juga:  La Jumadin Mengaku Tak Pernah Menyebut Pemberitaan di Media Hoaks

“Sebelum mereka dua menghilang, SL dan korban ngebut-ngebut beberapa kali di jalan bypass. Setelah itu, kami tidak tahu Lusi dibawa ke mana,” beber NS saat ditemui di kediamannya di Desa Mola Nelayan Bakti, Senin 1 April 2019.

NS mengaku sempat mencari dan meminta teman prianya untuk menelpon SL dan korban. Namun karena tidak ketemu, merekapun langsung pulang diantar kedua rekan SL.

“Kami tau korban dirawat di rumah sakit sekitar pukul 04.00 Wita dari warga setempat,” ungkap NS.

Ditemui di tempat terpisah, SL membenarkan sempat membonceng Lusi saat itu. SL mengakui, saat mengantarkan Lusi pulang, ia tidak menyadari Lusi terjatuh dari atas motor yang tengah dikendarainya. Sebab akunya, ia dalam keadaan mabuk saat mengantar Lusi.

Baca Juga:  Aleg Wakatobi Malas Berkantor Hingga Rapat Dua Kali Tertunda

“Setelah berjalan jauh, tiba-tiba menoleh ke belakang yang saya bonceng tidak ada dibelakang. Lalu saya balik mencarinya tetapi tidak ketemu. Setelah itu saya menghubungi teman-temanku ternyata mereka mengantarkan korban ke rumah sakit,” ujarnya.

Sementara itu, ayah Lusi, Dedi mengungkapkan, mulut anaknya mengeluarkan busa, lehernya nampak bengkak dan terdapat luka gores pada siku kanan.

“Semasa hidupnya, anakku tidak mempunyai riwayat penyakit tertentu,” ungkap Dedi sedih.

Peristiwa naas tersebut, saat ini tengah didalami Polres Wakatobi untuk mengetahui penyebab meninggalnya korban. Hingga kini Polres Wakatobi telah meminta keterangan sejumlah saksi termasuk mengamankan SL dan dua rekannya masing-masing, RB dan TN.(b)

Penulis: Deni La Ode Bono
Editor: Sal

NEWS FEED