Seorang Pelajar SMP di Muna Dibacok OTK Usai Membeli Nasi Bungkus

PENASULTRA.COM, MUNA – La Ansar (15), warga Desa Bolo (Lorong Ghea), Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara ini terpaksa dilarikan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat akibat bacokan senjata tajam dari orang tidak dikenal (OTK), Senin 15 Oktober 2018 malam.

La Ahi (15), yang merupakan rekan korban mengungkapkan, sekitar pukul 20.30 Wita, ia membonceng korban mengendarai sepeda motor dengan tujuan membeli nasi bungkus di salah satu warung makan milik warga setempat.

Namun naas, dalam perjalanan pulang, pria yang masih berstatus sebagai pelajar di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Lohia itu memberitahukan, jika dirinya telah dipotong oleh orang tidak dikenal.

Tentu saja, pengakuan rekannya tersebut membuatnya La Ahi terkejut. Sebab saat perjalanan ia tidak mengetahui peristiwa tersebut lantaran tengah fokus mengontrol laju roda dua yang dikemudikannya.

Apalagi, situasi di sekitar tempat kejadian saat itu tengah padam listrik.

“Saya tidak tau kalau dia (Ansar) dipotong. Nanti dia kasi tau, kalau dipotong baru saya tau. Waktu itu memang lagi mati lampu. Saya dengar itu, saya langsung bawa dia pulang di Lorong Ghea (di kediaman orang tua Ansar),” cerita La Ahi pada awak Penasultra.com, Senin 15 Oktober 2018 malam.

Sesampainya di kediaman orang tua Ansar, didapati luka mengangah pada bahu kanan (pangkal lengan) akibat bacokan.

Karena pendarahan yang cukup hebat, sekitar pukul 20.50 Wita, anak pasangan La Darisi dan Wa Mega itu terpaksa dilarikan ke RSUD Muna guna mendapatkan perawatan intensif.

Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari Kepolisian mengenai siapa pelaku dan apa motifnya.(b)

Penulis: Zulfikar
Editor: Ridho Achmed