Pena Daerah

Sudiami Dukung Penuh Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kepulauan Kabaena

6
×

Sudiami Dukung Penuh Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kepulauan Kabaena

Sebarkan artikel ini

Kabaena

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana, Sudiami, saat meninjau lokasi pembangunan KNMP di Kepulauan Kabaena. Foto: Istimewa

PENASULTRA.COM, BOMBANA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana, Sudiami, menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kepulauan Kabaena.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Bombana itu mengatakan, tahun ini dipastikan terdapat satu kelurahan dan satu desa di Kepulauan Kabaena yang akan mendapatkan program KNMP, yakni Kelurahan Lambale, Kecamatan Kabaena Timur, dan Desa Baliara, Kecamatan Kabaena Barat.

“Untuk Desa Baliara, Kecamatan Kabaena Barat, saat ini masih dalam status justifikasi kawasan. Semoga dalam waktu dekat mendapat kepastian status kawasan dari tim Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH),” ujar Sudiami saat ditemui beberapa hari lalu.

Menurutnya, di tengah kondisi efisiensi anggaran saat ini, program KNMP harus didukung karena merupakan bentuk nyata perhatian negara terhadap masyarakat pesisir. Melalui program ini, nelayan di Pulau Kabaena akan memiliki fasilitas yang lebih memadai untuk mendukung kegiatan penangkapan, pengolahan, hingga distribusi hasil laut.

“Ini merupakan berkah bagi masyarakat dan daerah. Untuk itu diharapkan seluruh pihak bekerja sama agar program KNMP dapat berjalan dengan baik. Kalau ada kendala di lapangan, diharapkan dapat diselesaikan melalui musyawarah. Saya akan terus mengawasi hingga pembangunan KNMP terselenggara sesuai kontrak yang sudah ada,” kata politisi PKS tersebut.

Ia menambahkan, pembangunan KNMP akan meliputi beberapa pekerjaan, di antaranya tambatan perahu, shelter pendaratan ikan, pondasi pabrik es portable, plumbing distribusi air bersih dan sumur bor, serta pengadaan penerangan kawasan. Fasilitas tersebut diyakini akan menjadi potensi ekonomi yang sangat besar bagi wilayah Kepulauan Kabaena.

Terpisah, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bombana, Asmawati Salim, melalui Kepala Bidang Pesisir, Mansur Sigia, membenarkan bahwa KNMP di Desa Baliara masih dalam tahap justifikasi bersama tim BPKH.

“Status kawasan di Desa Baliara, Kabaena Barat, masih kami tunggu kepastiannya. Untuk mengantisipasi, kami sudah menyiapkan lokasi alternatif di Desa Bupinang Barat. Namun, jika dalam waktu dekat ada kepastian status kawasan, maka lokasinya akan kami kembalikan ke tempat semula, yaitu Desa Baliara,” jelas Mansur.

Menurut Mansur, Kepulauan Kabaena idealnya memiliki dua titik KNMP, yakni di Kelurahan Lambale dan Desa Baliara, agar dapat saling melengkapi dalam memenuhi kebutuhan nelayan.

“Dengan kondisi wilayah Kepulauan Kabaena, pelayanan akan maksimal jika terdapat dua KNMP. Untuk itu kami berharap dalam waktu dekat ada kejelasan terkait status kawasan,” ungkapnya.

Diketahui, di Kabupaten Bombana terdapat empat titik yang resmi memiliki program KNMP, yakni Kelurahan Lambale, Desa Baliara atau Desa Bupinang Barat, Desa Tapuahi, dan Desa Terapung. Selain itu, beberapa desa lain juga telah disiapkan untuk program kampung nelayan melalui Dinas Perikanan Kabupaten Bombana.(red)