oleh

Tarik Uang Lusuh, BI Siapkan Layanan Penukaran Rupiah Baru

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, KENDARI – Beberapa hari terakhir, Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) telah mengadakan bersih-bersih uang tak layak edar (uang lusuh dan rusak) dengan membuka layanan penukaran uang di Pasar Mandonga dan Pelelangan Ikan.

Penukaran uang yang ditujukan bagi para pedagang itu berhasil menarik uang lusuh sebesar Rp256.171.000 per hari.

Kepala Perwakilan BI Sultra, Minot Purwahono mengatakan, dari total penukaran pecahan yang ditukarkan oleh pedagang bervariasi. Mulai dari pecahan Rp100 ribu, Rp50 ribu, Rp20 ribu, Rp10 ribu, Rp5 ribu, Rp2 ribu dan Rp1000.

Baca Juga:  Desember 2018, Inflasi Sultra Terkendali

Jadi uang masuk atau uang tidak layak edar yang ditukarkan oleh pedagang kepada BI, untuk pecahan Rp100 ribu sebesar Rp183.100.000, pecahan Rp50 ribu sebesar Rp65,9 juta dan pecahan Rp20 ribu sebesar Rp2.260.000.

“Sedangkan pecahan Rp10 ribu mencapai Rp1.420.000, Rp5 ribu sebesar Rp2.175.000 dan Rp2 ribu sebesar Rp1.066.000 serta Rp1000 sebesar Rp250 ribu,” Kata Minot melalui rilisnya, Jumat 20 April 2018.

Menurut Minot, saat melakukan bersih-bersih uang tidak layak edar di dua tempat tersebut, pihaknya menyediakan Rp500 juta stok uang baru atau uang yang akan ditukarkan oleh pedagang.

Baca Juga:  BI Siapkan Jurus Pengendalian Tekanan Inflasi Selama Ramadhan

Uang yang keluar atau uang baru yang di tukarkan oleh BI ke pedagang, pecahan Rp20 ribu sebesar Rp43.840.000, pecahan Rp10 ribu sebesar Rp95 juta dan pecahan Rp5 ribu sebesar Rp87.615.000.

“Untuk pecahan Rp2 ribu ada Rp24.716.000, pecahan Rp1000 sebanyak Rp4 juta dan uang koin Rp500 sebanyak Rp1 juta,” tutupnya.

Untuk diketahui, uang tak layak edar diganti sesuai nominalnya tanpa dikenai potongan apapun selagi masih memenuhi syarat. Salah satunya, ada nomor serinya.(b)

Penulis: Yeni Marinda
Editor: Mochammad Irwan

Komentar

NEWS FEED