oleh

Upah Pekerja Talud dan Drainase Jalan Ring Road Mubar Belum Terbayar

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, MUNA BARAT – Upah para pekerja drainase dan talud jalan ring road kurang lebih satu kilometer di Desa Wakoila, Kecamatan Sawerigadi Kabupaten Muna Barat (Mubar) belum dibayarkan oleh pihak kontraktor.

Tidak tanggung-tanggung, jumlah upah yang belum terbayarkan tersebut cukup fantastik yaitu kurang lebih Rp143 juta.

Salah seorang pekerja inisial LC mengatakan dirinya hanya dijanji-janji saja oleh pihak kontraktor. Sampai saat ini pemenang tender tersebut belum menemui mereka.

“Masyarakat ini sudah trauma karena bukan pekerjaan ini saja yang belum dibayarkan. Kita hanya dijanji-janji saja oleh kontraktor itu,” kata LC saat ditemui di lokasi penyegelan jalan, Senin 11 maret 2019.

Baca Juga:  Pemkab Muna Dinilai Resisten Tanggapi Kunjungan Rajiun di Muna

Selain LC, nasib sama dialami RB, salah seorang pekerja pada proyek tersebut. RB menyesalkan perbuatan kontraktor seakan-akan menipu mereka.

“Ini bukan membuka lapangan kerja buat rakyat Mubar, tapi menyengsarakan rakyat. Masa pekerjaan sudah lama selesai tapi gaji belum dibayar,” semprotnya.

Tidak hanya itu, RB mengungkapkan pada saat dimulai pekerjaan, kontraktor tidak memasang papan informasi pekerjaan drainase dan talud.

Baca Juga:  Lima Pengedar Sabu di Mubar Dibekuk Polisi

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Mubar, Karimin menyebut jika upah para pekerja merupakan tanggung jawab kontraktor. Namun ia tetap akan berusaha mengkomunikasikan ketunggakan upah.

Karimin mengaku sudah mendatangi kontraktor terkait penyelesaian upah para pekerja drainase dan talud.

“Saya sudah mendatangi kontraktornya dan mengaku akan segera membayar gaji para pekerja. Insyaallah dalam minggu ini saya usahakan gaji tersebut dibayarkan,” pungkas Karimin.(b)

Penulis: Zulfikar
Editor: Bas

NEWS FEED