oleh

929 Mahasiswa Bidikmisi UHO Ikut Orientasi

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, KENDARI – Sebanyak 929 mahasiswa Bidikmisi Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari angkatan 2018 mengikuti kegiatan orientasi.

Ketua Pengelola Bidikmisi UHO Pendais Haq mengatakan, tujuan dilakukan orientasi bagi mahasiswa penerima Bidikmisi adalah untuk memberikan pembekalan kepada seluruh mahasiswa penerima Bidikmisi. Termasuk aturan bagi penerima Bidikmisi.

Kata Dais sapaan akrabnya, tahapan seleksi bagi calon penerima Bidikmisi dimulai dari sekolah. Sekolah mengusulkan melalui jalur SNMPTN. Setelah itu para mahasiswa diseleksi melalui SBMPTN. Kemudian terakhir melalui jalur SMMPTN.

“Yang menentukan lulus sebagai penerima Bidikmisi adalah pusat,” ungkap Dais di Auditorium Mokodompit UHO, Selasa 11 September 2018.

Baca Juga:  Di Hadapan Wisudawan UHO, Abu Hasan Paparkan Potensi SDA Butur

Usai ditetapkan sebagai penerima Bidikmisi, terang Dais, selanjutnya dicetak buku rekening masing-masing penerima untuk pencairan bantuan pendidikan.

“Jadi tidak ada uang masuk atau singgah di Pengelola Bidikmisi. Semua uang masuk di rekening masing-masing penerima,” ucapnya.

Sementara itu, Rektor UHO Prof. Muhammad Zamrun menegaskan bahwa Bidikmisi itu tidak gratis. Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa Bidikmisi sebesar Rp2,4 juta per semester. Namun, biaya tersebut ditanggung pemerintah.

Baca Juga:  Pendais Haq: GP Ansor akan Selalu Terdepan Menjaga NKRI

“Tiap tahun kami evaluasi. Supaya betul-betul diberikan kepada yang berhak menerimanya. Jika tidak bagus IP-nya dan etikanya atau membuat masalah keluarkan saja,” tekan pengganti Prof Usman Rianse itu.

Sesuai aturan akademik, kata Zamrun, mahasiswa Bidikmisi itu harus menyelesaikan studi dalam jangka waktu delapan semester. Jika lewat delapan semester, maka hak penerima mahasiswa Bidikmisi dicabut.

“UKT-nya tergantung prodinya masing-masing. Oleh karena itu kuliah baik-baik,” ucap Prof Zamrun.(b)

Penulis: La Basisa
Editor: Ridho Achmed

Komentar

NEWS FEED